flash sale
close-icon
Browse Tips

Meningkatkan skills menjadi 1% lebih baik

Kelas 10 Website Recomendasi Untuk Mencari Pekerjaan Copywriter di BuildWith Angga

10 Website Recomendasi Untuk Mencari Pekerjaan Copywriter

Hello People With The Spirit Of Learning! Menjelang akhir tahun 2022 menuju 2023 ini, kebutuhan akan SDM copywriter kian meningkat. Terlebih dalam hal konten marketing. Menurut penelitian oleh Content Marketing Institute, lebih dari 90% bisnis saat ini memproduksi konten khusus untuk meningkatkan penjualan serta 60% menyatakan bahwa mereka (para pebisnis) berencana untuk meningkatkan anggaran mereka untuk fokus memproduksi konten marketing dalam bentuk artikel online, forum/sosial media, email marketer campaign, dan banyak lagi. Berdasarkan penyataan dari survey diatas, terbukti bahwa konten diperlukan disemua sektor industri, seperti sektor finance, e-commerce, dan lainnya. Copywriting merupakan elemen penting dalam memasarkan bisnis secara efektif. Untuk dapat melihat peluang terkait perusahaan/perorangan yang sedang membutuhkan role copywriter, berikut ini kami rangkumkan 10 Website Remote Job Copywriter rekomendasi BuildWith Angga. 1) Weworkremotely WeWorkRemotely adalah marketplace remote job. Website ini membantu orang-orang yang ingin bekerja secara remote part-time maupun full-time. Sekitar 3 juta orang menggunakan situs ini untuk mencari pekerjaan setiap bulan. Beberapa kategori pekerjaan teratas di website ini termasuk skill copywriting, design, pemrograman, dan manajemen. Situs web ini memiliki posisi dari beberapa perusahaan terkemuka seperti Google dan Amazon. 2) Remotive Remotive adalah platform remote job board dimana pemberi job (company/client) dapat memposting dan mengelola opportunity remote job. Dengan Remotive, pemberi job (company/client) dapat memposting pekerjaan berdasarkan wilayah dan menyiapkan profil perusahaan untuk menampilkan brand perusahaan mereka. 3) Upwork Upwork merupakan platform kerja remote yang menghubungkan klien dengan pekerja freelance dari seluruh dunia. Sama seperti platform kerja lainnya, disini juga terdapat banyak posisi untuk masing-masing role pekerjaan seperti copywriter, web developer, web designer, dan lainnya. Pada platform ini, client dapat memposting jasa apa yang sedang mereka butuhkan dan juga freelancer dapat memposting CV maupun introduction video terkait jasa yang mereka tawarkan. Benefit : Terdapat fitur yang menampilkan reputasi client yang ingin membayar freelancer dengan harga yang kompetitif.Terdapat fitur payment protection untuk client dan freelancerTerdapat banyak metode pembayaran untuk bertransaksi 4) Fiverr Fiverr memiliki cara kerja yang hampir sama dengan Upwork. Freelancer dapat membuat profil gratis yang mencantumkan jasa yang mereka tawarkan tanpa mengirimkan proposal melamar kerja. Seingga client dapat langsung membeli jasa yang mereka tawarkan sesuai dengan kebutuhan. Benefit : Memiliki banyak jasa yang ditawarkanMenyediakan course online untuk membantu freelancer dalam mempelajari hardskill yang diinginkan 5) PeoplePerHour PeoplePerHour menghubungkan client dengan freelance dengan memberi perekrut akses gratis ke profil dan portofolio freelance. PeoplePerHour tidak melayani industri tertentu, tetapi mereka memiliki komunitas freelance yang terampil dalam segala hal. Freelancer dapat membuat akun dan profil secara gratis. Setelah profil dibuat, maka dapat ditambahkan ke dalam list yang dapat dijelajahi oleh perekrut untuk kualifikasi, riwayat kerja, dan portofolio. Pada saat yang sama, freelancer dapat mencari pekerjaan berdasarkan proyek. 6) Linkedln LinkedIn merupakan situs social networking untuk para profesional, dan merupakan salah satu sumber daya karier paling terkemuka. Di situs tersebut, kita dapat membuat profil untuk showcase pengalaman, pendidikan, riwayat kerja, proyek sebelumnya, dan keterampilan untuk recruiter yang sedang mencari pegawai baru. LinkedIn bukan situs khusus untuk freelancer, namun menampilkan berbagai opportunity untuk pekerja profesional, job seeker, dan lainnya untuk menemukan pekerjaan baik itu remote maupun offline. Benefit : Dapat membantu untuk menjalin social networking dengan profesional dari berbagai industri.Dapat memudahkan untuk mengetahui informasi berita dan tren terkini tentang industri yang relevant dengan kita. 7) RemoteOK RemoteOK merupakan platform pencari remote job yang menyediakan list daftar pekerjaan. Kita dapat menggunakan filter untuk pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita, termasuk pekerjaan yang diposting oleh perekrut, berdasarkan tingkat pengalaman (junior, senior, dll.), berdasarkan jenis pekerjaan (copywriter, web developer, dll). 8) AngelList AngelList Talent menghubungkan freelancer dan job seekers lainnya dengan berbagai posisi termasuk copywriter di perusahaan startup. Kita dapat mendaftar ke berbagai perusahaan startup yang sedang berkembang . Kita juga dapat membuat profil untuk showcase keahlian dan menunggu perusahaan tersebut untuk menghubungi kita. 9) Working Nomads Working Nomands adalah layanan buletin yang didedikasikan untuk pekerja digital yang sibuk. Saat mendaftar untuk buletin, Working Nomads akan mengirimkan daftar pekerjaan remote yang dikurasi langsung melalui newsletter/email. Kita dapat memilih email harian atau mingguan untuk dikirimkan. 10) ServiceScape ServiceScape platform freelance/remote yang berspesialisasi di bidang penulisan, seperti copywriting, translator, dan lainnya . Platform Ini membantu pekerja membuat dan menyajikan sampel tulisan lepas ke database besar klien potensial. Cara kerja platform ini yaitu dengan client menghubungi writers, bukan sebaliknya. Writer’s juga tidak menawarkan jasa atau mengirim proposal kepada client. Namun ketika sudah menerima job, kita diwajibkan membayar patform ini sebesar 50% dari total penghasilan kita. Benefit : Patokan harga yang dapat di custom sesuai kebutuhanDapat bekerja sesuai dengan jadwal yang telah kita atur 10 platform tersebut bisa kamu explorasi dan melihat opportunity yang tersedia. Semoga bermanfaat dan Terimakasih!🙌😉 Perfect Place To Begin Your Career Development BuildWith Angga.

Kelas Tutorial : Instalasi Redis di Windows di BuildWith Angga

Tutorial : Instalasi Redis di Windows

Redis merupakan penyimpanan open-source yang cukup populer. Redis hadir dengan kecepatan, fleksibilitas, dan penggunaanya di berbagai macam bahasa. Redis dikenal dengan pengambilan data cache dan penyimpanan data memori. Dalam tutorial kali ini kita akan membahas bagaimana instalasi Redis untuk Windows. 1) Menyiapkan Sistem Linux di Windows. Langkah pertama dalam penggunaan redis dapat berjalan di sistem Windows Subsystem for Linux (WSL2). Untuk mengaktifkan sistem WSL buka CMD (Command Prompt) atau PowerShell Run as Administrator. lalu jalankan perintah berikut : Enable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName Microsoft-Windows-Subsystem-Linux Setelah menjalankan perintah tersebut, reboot atau restart komputer kita. 2) Mendownload Linux Langkah kedua, buka Microsoft Store dan cari distro linux yang kita inginkan. di tuturial ini kita akan menggunakan distro Ubuntu. Tunggu sampai proses Download selesai . Setelah itu buka ubuntu. Jika kalian baru pertama membuka silahkan untuk memasukan username dan password. Jika sudah maka tampilan akan seperti gambar diatas. 3) Menginstal Redis Server Langkah ketiga mendownload redis jalankan perintah berikut pada ubuntu: sudo apt-add-repository ppa:redislabs/redissudo apt-get updatesudo apt-get install redis-server Selanjutya kita coba jalankan redis server kita dengan perintah berikut : sudo service redis-server restart Nah kita sudah berhasil menginstal Redis di komputer Windows kita. Sampai disini tutorial instalasi Redis di Windows untuk informasi lebih lanjut tentang Redis dapat melihat link berikut : https://developer.redis.com/ Semoga Membantu dan Bermanfaat. Perfect Place To Begin Your Career Development. BuildWith Angga.

Kelas Flutter Tutorial : Membuat Splash Screen Sederhana di BuildWith Angga

Flutter Tutorial : Membuat Splash Screen Sederhana

Hello people spirit of learning! Dalam setiap aplikasi yang kita pakai,kita sering melihat pertama kali kita membuka aplikasi kita diarahkan ke dalam halaman yang berisi logo saja dan beberapa detik kemudian, kita diarahkan ke dalam halaman Login page atau Onboarding page. Nah itu biasa disebut Splash Screen. Yang dimana halaman awal dibuka saat aplikasi dijalankan. Disini kita akan membuat Splash Screen sederhana. Pastikan sudah mengerti memasukkan assets ke dalam flutter. kalau belum bisa membaca dokumentasi disini. 1) Membuat 2 File class splash_screen extends StatefulWidget { @override _splash_screenState createState() => _splash_screenState(); } class _splash_screenState extends State { @override Widget build(BuildContext context) { return Scaffold() } } Langkah awal untuk membuat splash screen adalah kita membuat file untuk splash screen dan halaman yang akan kita tuju. Disini kita membuat blank screen saja untuk dituju. Pada halaman splash screen,kita menggunakan StatefulWidget karena widget yang akan kita gunakan bersifat dinamis dan terdapat sebuah perubahan. Teruntuk halaman blank screen, Berikut hasil gambar dan codenya. import 'package:flutter/material.dart'; import 'package:flutter/src/foundation/key.dart'; import 'package:flutter/src/widgets/framework.dart'; class blank_screen extends StatelessWidget { const blank_screen({Key? key}) : super(key: key); @override Widget build(BuildContext context) { return Scaffold( backgroundColor: Color(0xff65005C), ); } } 2) Membuat Fungsi Durasi waktu delayScreen() async {var duration = Duration(seconds: 5);Timer(duration,() {Navigator.pushReplacement(context,MaterialPageRoute(builder: (context) => blank_screen(),));},); Pada class_splash_screenState tepat diatas @override Widget Build, kita membuat Function mengatur waktu dari splash screen ke halaman home. Disini untuk mengatur waktu nya, kita menggunakan widget Timer yang berisi 2 properti yaitu duration dan callback. properti duration yang bertipe widget Duration() berfungsi untuk mengatur waktu durasi yang kita inginkan. Sedangkan callback adalah fungsi yang akan dijalankan setelah Durasi(duration) waktunya telah habis. pada function callback, akan kita isi dengan widget Navigator yang mengarah ke blank_screen() atau mengarah ke halaman yang dituju. Tipe Navigator yang kita pakai adalah pushReplacement, yang bertujuan agar setelah pindah halaman maka tidak bisa balik lagi ke halaman splash Screen. 3) Panggil Fungsi Durasi Waktunya pada initState @overridevoid initState() {// TODO: implement initStatesuper.initState();delayScreen();} Fungsi dari initState() sendiri digunakan sebagai fungsi yang pertama kali dipanggil ketika aplikasi pertama kali dijalankan. 4) Membuat Tampilan Splash Screen import 'dart:async'; import 'package:flutter/material.dart'; import 'package:flutter/src/foundation/key.dart'; import 'package:flutter/src/widgets/framework.dart'; import 'package:tutorial_artikel/blank_screen.dart'; class splash_screen extends StatefulWidget { const splash_screen({Key? key}) : super(key: key); @override State createState() => _splash_screenState(); } class _splash_screenState extends State { delayScreen() async { var duration = Duration(seconds: 5); Timer( duration, () { Navigator.pushReplacement( context, MaterialPageRoute( builder: (context) => blank_screen(), )); }, ); } @override void initState() { // TODO: implement initState super.initState(); delayScreen(); } Widget build(BuildContext context) { return Scaffold( body: Center( child: Image.asset( 'assets/brand.png', width: 242, ), ), ); } } Disini kita membuat tampilan Splash Screen-nya. Pada Image.assets(). argumennya kita isi sesuai dengan apa yang sudah kalian masukkan assetsnya ke dalam flutter. Jadi jangan sampai salah ya nanti akan terjadi Logic Error. Setelah kita membuat tampilannya, Maka kita mulai debug. Dan hasilnya akan seperti ini Semoga bermanfaat dan Terima Kasih! Perfect Place To Begin Your Career Development BuildWith Angga.

Kelas Flutter tutorial : Membuat pop up menu sederhana di BuildWith Angga

Flutter tutorial : Membuat pop up menu sederhana

Hello people spirit of learning! Kita pasti sering melihat aplikasi kita ada tombol navigasi yang berbentuk tanda 3 titik. Itu dinamakan Pop up menu. Pop up menu ini fungsinya mirip seperti Bottom navbar dan Appbar yaitu Membuat menu dan saat ditekan terjadi sebuah interaksi atau bisa juga berpindah halaman. Disini kita akan membuat Pop up menu sederhana. 1) Membuat Widget Scaffold Scaffold(appBar: AppBar(actions: []),) Langkah awal pastinya Menambahkan widget Scaffold terlebih dahulu. Setelah menambahkan widget scaffold. Didalamnya tambahkan properti appBar dan diisi dengan Widget Appbar. Setelah diisi dengan Widget AppBar, tambahkan properti actions didalamnya. 2) Menambahkan Widget PopUpMenu Scaffold( appBar: AppBar(actions: [ PopupMenuButton(itemBuilder: (context) => [ ],) ]), ) Langkah kedua menambahkan widget PopupMenuButton pada properti Actions. Pada widget PopupMenuButton terdapat properti yang harus kita isi Yaitu itemBuilder. Fungsi dari properti itemBuilder adalah menampilkan menu jika tombol Pop up nya ditekan. Properti ini berbentuk void function yang bertipe List, dan hanya bisa diisi dengan tipe class abstract PopUpMenuEntry. Untuk mengetahui isi fungsi class PopUpMenuEntry, bisa membaca dokumentasinya disini. 3) Menambahkan Widget PopupMenuItem Scaffold( appBar: AppBar(actions: [ PopupMenuButton( itemBuilder: (context) => [ PopupMenuItem(child: Text('Settings')), PopupMenuItem(child: Text('Options')), PopupMenuItem(child: Text('Logout')) ], ) ]), ) Langkah terakhir adalah menambahkan widget PopupMenuItem. widget ini berfungsi untuk menambahkan menu Pop up. Bebas kita bisa isi sesuai keinginan. Kita barusan saja membuat Popup Menu sederhana. Popup menu biasanya dipakai untuk melihat menu yang lebih banyak. Semoga bermanfaaat dan terima kasih ! Perfect Place To Begin Your Career Development BuildWith Angga.

Kelas Migration & Seeder Laravel di BuildWith Angga

Migration & Seeder Laravel

Hello People With The Spirit Of Learning! Salah satu Fitur yang penting dalam database di Laravel yaitu Migration & Seeder. Manfaat dari fitur tersebut dapat mempermudah kita dalam pembuatan tabel dan data secara cepat. Pada tutorial kali ini kita akan membahas bagaimana menggunakan fitur tersebut pada Laravel, berikut caranya : Membuat project Langkah pertama, tentu saja kita buat project laravel menggunakan perintah : composer create-project laravel/laravel my-app Dalam pembuatan project laravel dapat menggunakan composer, jika belum mempunyai dapat mendownload pada link ini https://getcomposer.org/download/. Membuat database Langkah kedua kita buat database terlebih dahulu di PhpMyAdmin. Jika sudah membuat database jangan lupa kita atur .env di project laravel. Membuat tabel dan menjalankan Migration Langkah ketiga cari folder database/migration. untuk tabel kita gunakan saja file users yang ada didalam folder tersebut. Pada folder migration file 2014_10_12_000000_create_users_table.php terdapat beberapa field yang sudah disediakan oleh laravel. kalian juga bisa memodifikasi field tersebut. Kita coba menambahkan 1 field berupa role dengan default user. Untuk menjalankan Migration pada laravel kita dapat menggunakan perintah : php artisan migrate Nah setelah itu coba kita lihat di PhpMyAdmin maka akan ada tabel pada database yang sudah kita buat sebelumnya. Membuat file Seeder Langkah keempat yaitu proses seeder digunakan untuk membuat sample data atau dummy data dengan command yang sederhana. Untuk melakukan seeder kita buat dulu file yang menjalankan proses seeder dengan perintah berikut : php artisan make:seeder UsersSeeder Setelah menjalankan perintah tersebut coba kita liat pada folder seeders disana terdapat file dengan nama UsersSeeder.php. Didalam file tersebut coba kita input data-data yang kita sesuaikan dengan field yang sudah diatur didalam tabel. Menjalankan perintah eksekusi Seeder Langkah kelima untuk menjalankan file seeder buka file DatabaseSeeder.php masukan code seperti berikut. Setelah itu coba kita jalankan perintah php artisan berikut : php artisan db:seed php artisan db:seed --class=UsersSeeder Perintah php artisan db:seed menjalankan seeder secara default DatabaseSeeder, sedangkan jika kita ingin menjalankan Class tertentu dapat menggunakan —class=(nama_class). Hasil dari seeder dapat dilihat pada database. Sampai disini tutorial Migration & Seeder pada laravel dengan menggunakan fitur tersebut tentu saja dapat membantu kita secara cepat dalam pembuatan tabel dan dummy data. Semoga membantu dan bermanfaat. Perfect Place to Begin Your Career Development. BuildWith Angga

Kelas Dapatkan Hadiah Rp 50K Yang Menyelesaikan Ebook UI Design di BuildWith Angga

Dapatkan Hadiah Rp 50K Yang Menyelesaikan Ebook UI Design

BuildWith Angga saat ini ingin membantu kamu yang lebih suka belajar melalui tulisan seperti ebook salah satu contohnya, kami baru saja merilis ebook gratis untuk kamu yang ingin belajar materi UI design menggunakan software Figma. BuildWith Angga juga akan memberikan hadiah sebesar Rp 50.000 untuk 20 orang yang beruntung yang telah menyelesaikan ebook dengan baik. Kriteria Menjadi Orang Beruntung Menyelesaikan ebook dengan software FigmaMengirimkan link projek Figma yang bisa diakses secara publikMemberikan kritik dan saran yang mendetail (semakin detail semakin bagus) Oke Saya Mau Coba, Gimana Alurnya? Pelajari ebook UI Design terbaru kami yang satu ini buildwithangga.com/ebook/belajar-uiux-figma-design-medication-home-screenSubmit feedback kamu pada form yang terdapat pada hal. 8 dari ebook tersebutBerdoa semoga bisa jadi orang yang beruntung Informasi Lainnya Batas terakhir submit feedback adalah tanggal 30 Desember 202220 orang beruntung akan diumumkan pada tanggal 7 Januari 2023Jika sudah submit dan belum percaya diri karena kurang mendetail namun ingin coba submit ulang lebih baik lagi maka kami perbolehkan Jika ada pertanyaan lainnya boleh DM via Instagram BuildWith Angga.

Kelas Bantuan Dampak LaidOff Dari BuildWith Angga di BuildWith Angga

Bantuan Dampak LaidOff Dari BuildWith Angga

BuildWith Angga saat ini bersedia untuk memberikan akses kelas Premium & group konsultasi belajar dengan mentor yang expert, kamu berhak mendapatkan 3 akses kelas Premium secara gratis yang bisa dipelajari tanpa batasan waktu. Bantuan dari BWA kali ini hanya diberikan khusus untuk mereka yang baru saja terkenda dampak laid off yang mungkin ingin upgrade skills, mempelajari skills baru, atau switching karir di perusahaan baru nantinya. Bantuan Dampak LaidOff Dari BuildWith Angga Loading… Bantuan ini dibataskan dengan kuota 100 orang pertama yang submit oleh karena itu silahkan bagikan kepada rekan terdekat kamu yang membutuhkannya sehingga karirnya akan menjadi lebih baik lagi ke depannya. BuildWith Angga dan mentor expert di sini berharap bahwa bantuan ini akan bermanfaat untuk kamu yang ingin switching karir dan mencari pekerjaan yang lebih baik lagi pada perusahaan baru nantinya, silahkan claim bantuan tersebut di atas dan semoga bermanfaat. Perfect place to begin your career development. BuildWith Angga.

Kelas Flutter Tutorial : Membuat Bottom Navigation Sederhana di BuildWith Angga

Flutter Tutorial : Membuat Bottom Navigation Sederhana

Hello people with spirit of learning! Pasti kalian mengetahui banyak aplikasi yang kita gunakan rata-rata mempunyai tombol navigasi dibawahnya, tombol tersebut bernama Bottom Navigation Bar. Disini kita akab belajar cara membuat Bottom Navigation Bar atau biasa disebut NavBar sederhana seperti gambar diatas. Namun sebelumnya, kita mendownload assetnya terlebih dahulu disini. Sebelum membuat Bottom Navigation Bar, Kita download assetsnya terlebih dahulu. Berikut caranya : 1) Kunjungin website Shaynakit.com lalu pilih Login 2) Masukkan Email dan Password 3) Lalu pilih Mobile Design 4) Cari design yang berjudul “Doctor Consultation UI KIT” 5) Buka website figma.com dan import file figma yang sudah kita download 6) Sesudah import, klik icon pada Bottom Navigation nya, Lalu export masing-masing icon 7) Terakhir, kita create folder dalam project flutter kita bernama “assets”. Lalu pindahkan icon yang sudah kita export ke dalam folder assets. Untuk cara menambahkan assets ke dalam flutter, bisa membaca dokumentasi berikut : Cara Menambahkan Assets pada Flutter. Kita baru saja mengikuti tutorial cara mendownload template di website Shaynakit.com. Yuk masuk ke tutorial membuat Bottom Navigation Bar sederhana. Berikut caranya : 1) Menambahkan Widget Scaffold dan diisi dengan properti bottomNavigationBar Scaffold( bottomNavigationBar: ), Langkah awal untuk membuat Bottom NavBar adalah menambahkan widget Scaffold. Lalu dalam Scaffold tambahkan properti bottomNavigationBar. 2) Menambahkan Widget BottomNavigationBar Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar( items: [], )), Langkah kedua adalah menambahkan widget BottomNavigationBar pada properti bottomNavigationBar. pada Widget BottomNavigationBar, kita tambahkan properti items. fungsi properti items adalah untuk menempatkan Widgets yang bertipe BottomNavigationBarItems. Jadi selain widget BottomNavigationBarItems, maka akan terjadi logic error. 3) Isi Properti List Items dengan BottomNavigationBarItems Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar(items: [ BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/doctor.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/notification.png', width: 24, ), label: ''), ])), Langkah ketiga adalah menambahkan BottomNavigationBarItem. Pada BottomNavigationBarItem, ada 2 properti yang wajib dipakai. Yaitu icon dan label. icon untuk menambahkan asset gambarnya atau iconnya dan label untuk penamaan navigasinya. Untuk icon kita isi dengan widget Image.asset lalu arahkan dengan path asset kita tempatkan. dan label disini kita isi dengan String kosong saja. Kenapa tetap menambahkan label ? bila kita tidak menambahkan label, maka akan terjadi logic error. Note : Properti List items harus kita isi minimal 2 widget yang bertipe BottomNavigationBarItem. Mengapa ? nanti akan terjadi logic error jika kurang dari 2, Berikut pesan errornya. 4) Menambahkan 2 Widget BottomNavigationBarItem Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar( items: [ BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/doctor.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/notification.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/bookmarked.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/ic_profile.png', width: 24, ), label: ''), ], )), Disini kita hanya menambahkan widget BottomNavigationBarItemnya saja dan mengubah iconnya saja. 5) Menambahkan Properti Type pada BottomNavigationBar Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar( type: BottomNavigationBarType.fixed, items: [...], )), Pada gambar sebelumnya, kita melihat bahwa align icon home tidak rata dengan icon yang lainnya dan ujung kanan dan ujung kiri jaraknya tidak sama. Dengan itu pada Scaffold kita tambahkan properti type. Dan kita isi dengan Widget BottomNavigationBarType.fixed. Kita baru saja membuat Bottom Navigation Bar sederhana. fungsi dari Bottom Navigation bar atau biasa disebut dengan Bottom NavBar adalah untuk berpindah ke suatu halaman / fitur ketika kita menekan tombol navigasi yang ada. Semoga bermanfaat dan terima kasih!

Kelas Flutter Tutorial : Membuat Appbar pada Flutter App Development di BuildWith Angga

Flutter Tutorial : Membuat Appbar pada Flutter App Development

Dalam pembuatan / pengembangan aplikasi, Kita membutuhkan widget-widget untuk membuat aplikasi pada Flutter. Salah satunya adalah Appbar Application Bar. Disini kita akan membuat Appbar sederhana. 1) Menambahkan Widget Appbar Scaffold( appBar: AppBar() ) Yang Pertama, Kita harus menambahkan widget Scaffold dan property appBar kita tambahkan dengan widget Appbar(). Ini adalah Langkah dasar menggunakan Appbar. 2) Menambahkan Leading, Title dan Action Scaffold( appBar: AppBar( leading: IconButton( onPressed: () {}, icon: Icon( Icons.list_rounded, size: 30, )), title: Text('Home'), centerTitle: true, actions: [ IconButton(onPressed: () {}, icon: Icon(Icons.notifications)) ], ), ), Yang kedua menambahkan Leading, Title, dan Action. Leading adalah sisi kiri menu sebelum title yang berfungsi sebagai tombol navigasi. Leading ini bersifat opsional ya, Jadi jika kamu tidak menggunakan Leading maka sisi kiri akan diisi dengan Title. Untuk membuat Title berada di tengah, maka gunakan CenterTitle dan set menjadi True. Fungsi property Action pada Appbar adalah dapat menambahkan widget-widget yang akan diletakkan pada sisi kanan Appbar secara horizontal seperti baris. Biasanya digunakan untuk menampilkan tombol menu yang sering digunakan seperti notif, search, dll. Pada bagian Property Action yang bertipe List, Saya isi dengan widget IconButton. Penulisannya code nya bisa dicontoh seperti yang diatas. 3) Mengubah warna pada AppBar Scaffold( appBar: AppBar( backgroundColor: Colors.purple, leading: IconButton( onPressed: () {}, icon: Icon( Icons.list_rounded, size: 30, )), title: Text('Home'), centerTitle: true, actions: [ IconButton(onPressed: () {}, icon: Icon(Icons.notifications)) ], ), ), Yang terakhir, Jika kalian ingin mengubah warna, maka pada AppBar gunakan property BackgroundColor. Disini aku mengubah warna Appbar nya menjadi ungu. Kalian bisa ubah sesuai keinginan. Kita baru saja menerapkan AppBar yang sederhana dalam project flutter kita. Kegunaan dari Appbar atau Application Bar adalah sebagai menu petunjuk dan menampilkan beberapa navigasi. Semoga bermanfaat dan Terima kasih!

Kelas Membuat Column dan Row Pada Flutter di BuildWith Angga

Membuat Column dan Row Pada Flutter

Hello people with spirit of learning! Flutter dikenal dengan beragam widgets yang dapat membangun UI pada aplikasi kita. Disini saya akan menjelaskan Widget yang wajib kamu tahu yaitu Row dan Column (Baris dan Kolom). Disini kita akan mencoba menggunakan kedua Widget ini dengan Row didalam Column. Step 1 : Menambahkan Widgets Column Yang pertama kita menambahkan widget column terlebih dahulu. Step ini adalah langkah awal untuk membuat column. Begitu juga dengan membuat Row. Step 2 : Isi dengan Widget Text dan Row Langkah kedua kita isi Widget column dengan Widget text dan Row. Disini saya akan mengisi Widget Column dengan 3 Row. Dan Widget text-nya akan kita gunakan sebagai tanda urutan barisnya. Step 3 : Widget Row kita isi dengan widget apapun Langkah ketiga adalah Widget row akan diisin dengan Apapun. Disini saya isi dengan container saja. Untuk Container-nya kita styling terlebih dahulu ya. Kamu juga bisa style Container-nya sesuai keinginan kamu. Gunakan Sizebox untuk memberi jarak antar containernya. Step 4 : Tambahkan CrossAxisAligment pada column Langkah Terakhir adalah menambahkan CrossAxisAligment pada colum, Fungsi CrossAxisAligment pada column adalah menempatkan posisi widget yang ada di column secara horizontal. Disini gunakan CrossAxisAligment.start agar semua widgetnya menjadi rata kiri / Align left. Kita baru saja menyelesaikan Column yang isinya terdapat 3 Row. Dalam membangun sebuah project pada flutter, Kedua widget ini sering dipakai untuk Menyusun widget-widget yang akan dipakai sesuai keinginan kita. Semoga bermanfaat dan Terima kasih!

Kelas Dapatkan Hadiah Rp 50K Yang Menyelesaikan Ebook UI Design di BuildWith Angga

Dapatkan Hadiah Rp 50K Yang Menyelesaikan Ebook UI Design

BuildWith Angga saat ini ingin membantu kamu yang lebih suka belajar melalui tulisan seperti ebook salah satu contohnya, kami baru saja merilis ebook gratis untuk kamu yang ingin belajar materi UI design menggunakan software Figma. BuildWith Angga juga akan memberikan hadiah sebesar Rp 50.000 untuk 20 orang yang beruntung yang telah menyelesaikan ebook dengan baik. Kriteria Menjadi Orang Beruntung Menyelesaikan ebook dengan software FigmaMengirimkan link projek Figma yang bisa diakses secara publikMemberikan kritik dan saran yang mendetail (semakin detail semakin bagus) Oke Saya Mau Coba, Gimana Alurnya? Pelajari ebook UI Design terbaru kami yang satu ini buildwithangga.com/ebook/belajar-uiux-figma-design-medication-home-screenSubmit feedback kamu pada form yang terdapat pada hal. 8 dari ebook tersebutBerdoa semoga bisa jadi orang yang beruntung Informasi Lainnya Batas terakhir submit feedback adalah tanggal 30 Desember 202220 orang beruntung akan diumumkan pada tanggal 7 Januari 2023Jika sudah submit dan belum percaya diri karena kurang mendetail namun ingin coba submit ulang lebih baik lagi maka kami perbolehkan Jika ada pertanyaan lainnya boleh DM via Instagram BuildWith Angga.

Kelas 5 Shortcut Figma Paling Sering Digunakan di BuildWith Angga

5 Shortcut Figma Paling Sering Digunakan

Shortcut Figma dapat membantu kita bekerja lebih cepat lagi sebagai ui/ux designer ketika mendesain aplikasi atau sebuah website. Pada kali ini saya akan berbagi beberapa shortcut yang sering saya gunakan agar mendesign lebih produktif dan hasilnya juga sangat baik. 1) Shortcut Figma 'F' Digunakan untuk memilih dan membuat artboard tempat kita bekerja, misalnya kita ingin mendesain aplikasi iOS maka tinggal tekan F pada keyboard lalu pilih iPhone. 2) Shortcut Figma 'T' Apabila kita ingin menambahkan Text pada design kita maka dengan menekan keyboard T kita bisa langsung membuat paragraph untuk kebutuhan design. 3) Shortcut Figma 'R' Membuat background atau button dapat kita lakukan dengan cepat dan mudah dengan menggunakan shortcut R (rectangle) pada software Figma. 4) Shortcut Figma 'P' Biasanya untuk membuat chart maka kita butuh tools yang fleksibel untuk menggambar sebuah garis atau shape, maka dari itu saya mengandalkan shortcut P atau Pen tool pada Figma. 5) Shortcut Figma 'Shift V' dan 'Shift H' Kita dapat mengubah posisi sebuah Icon secara Vertical dengan Shift V atau apabila ingin horizontal bisa gunakan Shift H pada software Figma.

Kelas Persiapan Awal Untuk Belajar UX Design Tahun 2023 di BuildWith Angga

Persiapan Awal Untuk Belajar UX Design Tahun 2023

Belajar UX dapat dikatakan sesuatu yang tidak mudah namun di sini saya akan berbagi hal penting yang perlu kita ketahui apabila kita sedang persiapan awal untuk belajar ux design di tahun 2023 dan seterusnya nanti. UX designer adalah karir yang memiliki bayaran tinggi di Indonesia atau luar negeri, pekerjaan UX designer adalah memastikan bahwa pengguna dapat dengan mudah menggunakan aplikasi atau website buatan dari perusahaan tempat kita bekerja. Jika kamu ingin mulai belajar UX design maka wajib sekali untuk mengikuti setiap materi di bawah in yang saya jabarkan khusus untuk pemula seperti kamu saat ini, let's get started. Meningkatkan Rasa Penasaran Sebagai UX Designer Sebelum terjun mendesain aplikasi pertama kita maka ada hal penting lainnya yang perlu kita lakukan, kita bisa mulai dengan menggunakan aplikasi buatan perusahaan lain misalnya Tokopedia, Traveloka, Tiket, TIX, atau aplikasi lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk mempelajari setiap pengalaman pada aplikasi tersebut yang nantinya bisa kita implementasikan juga dari segi user-flow, experience design, dan visual design kepada aplikasi buatan perusahaan kita. Ketika menggunakan aplikasi perusahaan lain maka pada benak pikiran kita berpikir kurang lebih seperti ini 'kira-kira kenapa fitur A berada di halaman B ya?' atau mungkin bisa seperti ini 'kenapa pengguna perlu login dulu untuk membeli tiket ya?' Mempraktikkan Heuristic Evaluation Pada Website atau Mobile Apps Setelah kita berhasil menggunakan lebih dari 10 aplikasi buatan perusahaan lain, lalu kita juga sudah bisa merasakan experience design dari setiap aplikasi tersebut. Kini waktunya untuk mempraktikkan heuristic evaluation pada UX design yang di mana tujuan utamanya adalah membuat beberapa peningkatkan pada design dari website atau aplikasi. Misalnya kita uji coba membeli tiket pesawat melalui Traveloka lalu memilih pembayaran menggunakan kartu kredit, setelah itu kita merasakan pengalaman membayar yang masih di bawah harapan kita sebagai pengguna aplikasi Traveloka. Oleh karena itu kita perlu mencatat beberapa hal yang bisa kita tingkatkan kembali bedasarkan dari pengalaman yang kita rasakan sebelumnya, contohnya seperti ini: "Tadi kan saya bayar pakai kartu kredit, lalu saya lihat tidak ada pilihan apakah akan langsung bayar lunas 100% atau bisa mencicil selama beberapa bulan. Jadi, saya kepikiran untuk meningkatkan dan membuat fitur tersebut pada design aplikasi perusahaan saya nantinya". Di atas adalah salah satu contoh kecil dari mengimplementasikan teknik heuristic evaluation pada UX design pada aplikasi Traveloka, kamu juga bisa mempraktikkannya pada aplikasi lainnya yang mungkin menarik untuk Mempelajari Software Design Seperti Whimsical dan Figma Kita sudah mencatat beberapa hal yang perlu ditingkatkan di dalam aplikasi Traveloka, Tiket, Tokopedia, dan aplikasi lainnya. Sudah waktunya untuk kita mempelajari salah satu software design yang dapat membantu kita untuk membuat projek design pertama kita. Kamu bisa mulai mencoba software seperti Figma atau Whimsical yang dapat digunakan secara gratis, selamanya. Whimsical sangat cocok untuk membuat wireframe atau gambaran kasar dari design aplikasi yang akan kita kerjakan, sedangkan Figma cocok untuk difokuskan pada tahap visual design dan prototype. Berikut beberapa kelas online gratis yang bisa diikuti rekomendasi untuk mempelajari kedua software tersebut di BuildWith Angga: Belajar membuat Wireframe dengan WhimsicalBelajar tools dasar dan design aplikasi Travel dengan Figma Kolaborasi Dengan Developer dan Team Marketing Apabila kamu sudah berhasil design menggunakan software Figma dan Whimsical maka kamu bisa coba diskusi dengan developer atau programmer yang berada di perusahaan tempat kamu bekerja sebagai UX designer. Tujuan dari diskusi tersebut adalah memberikan insight tambahan untuk kamu memahami bagaimana nantinya design yang sudah kamu kerjakan akan diimplementasikan kepada coding atau disebut dengan tahap development. Setelah tahap development selesai maka aplikasi atau website siap digunakan oleh pengguna yang sesuai dari customer persona yang telah kita rancang sebelumnya, dari situ nantinya bisa kita lanjutkan untuk meminta feedback kepada pengguna terkait hal apa saja yang bisa ditingkatkan kembali. Di BuildWith Angga, Belajar UX Tanpa Mengeluarkan Biaya Kamu telah mempelajari beberapa hal penting di atas dan apabila kamu sudah berminat untuk belajar lebih tentang UX design maka saya dapat sarankan untuk mengikuti beberapa kelas online gratis yang tersedia di BuildWith Angga.

Kelas 3 Langkah Utama Untuk Belajar Figma Sebagai UI UX Designer di BuildWith Angga

3 Langkah Utama Untuk Belajar Figma Sebagai UI UX Designer

Figma adalah software design yang digunakan untuk mendesain website, aplikasi mobile, aplikasi jam tangan, poster event, aplikasi desktop, dan bisa juga untuk design content marketing pada kebutuhan Instagram kita. Kali ini kita akan membahas beberapa langkah utama apabila kita ingin belajar software Figma sebagai seorang UI/UX designer mulai dari awal sampai bisa menghasilkan sebuah karya yang digunakan untuk modal bekerja. 1) Mempelajari Basic Tools Software Figma Sebagai materi dasar mungkin kita bisa mempelajari terlebih dahulu basic tools yang tersedia pada software Figma seperti pen tool, rectangle, frame tool, text tool, dan juga color scheme. Sehingga hal tersebut dapat memberikan gambaran awal tentang software Figma. Kita bisa mulai dari memilih jenis artboard yang akan kita kerjakan, apakah untuk website atau mobile apps design. Setelah itu kita dapat bereksplorasi dengan tools lainnya untuk membuat komponen dasar pada user-interface design. 2) Design Beberapa Komponen Dasar User-Interface Agar proses belajar Figma lebih cepat dan mudah serta juga terarah, maka kita perlu memiliki sebuah tujuan utama. Di sini, saya bisa sarankan untuk kamu mencoba mendesign komponen dasar pada user-interface design seperti button, icon, dan juga form login. Pada software Figma, kita juga dapat membuat sebuah reusable component yang di mana setelah komponen tersebut selesai kita design maka dapat kita gunakan pada seluruh projek design kita dan apabila ada perubahan maka kita hanya perlu mengubahnya sekali pada master component lalu akan berimbuh kepada component lainnya. 3) Amati, Tiru, Modifikasi Design Buatan Orang Lain Sebelumnya kita telah belajar Figma dalam menguasai basic tools dan membuat beberapa komponen dasar pada user-interface, selanjutnya kita perlu membuat sebuah projek design secara keseluruhan (untuk website atau mobile apps). Kita bisa menggunakan Dribbble sebagai tempat mencari inspirasi design buatan orang lain lalu kita bisa mengikuti design tersebut dan mendesain ulang kembali menggunakan software Figma, karena dengan begitu proses belajar Figma menjadi lebih asik dan terarah. Kesimpulan Figma sebenarnya mudah digunakan apabila kita pernah menggunakan Adobe XD, Photoshop, atau juga Sketch App, dan apabila kamu belum pernah menggunakan software design lain sebelumnya maka silahkan ikuti beberapa langkah di atas untuk belajar Figma sesuai dengan arahan yang dilakukan oleh UI/UX designer lainnya.

Kelas 1-1 Konsultasi Online Karir UI/UX Designer - Mentor Dhimas di BuildWith Angga

1-1 Konsultasi Online Karir UI/UX Designer - Mentor Dhimas

Tentang Mentor Dhimas Dhimas adalah self-taught designer yang telah dipercaya oleh banyak klien untuk mengerjakan projek menarik seperti website, mobile app design, icon dan illustration design. Dhimas sangat handal dalam menggunakan software Figma yang di mana sofware tersebut gratis digunakan dan sangat populer pada kalangan designer. Konsultasi Dengan Dhimas Anda hanya dapat memilih maksimal satu topik dari yang tersedia di bawah: Panduan membuat case study pada UI/UX designReview Portfolio UI Design Untuk BekerjaTips & Trick UI/UX Design dengan Figma Details Konsultasi Jumlah durasi adalah 30 menit per sessionKonsultasi dilakukan secara online via Google MeetJadwal konsultasi akan ditentukan bersama mentor setelah melakukan pembayaranDiskusi untuk membangun karir yang lebih matang Cara Booking Silahkan transfer pembayaran Rp 50.000 (sudah include PPN & fee) ke rekening:MandiriPT Angga Membangun Indonesia1030007801844BCAPT Angga Membangun Indonesia0280256315Kirim bukti transfer dan email akun buildwithangga.com milik anda melalui WhatsApp +62 878-2023-2260 (Anin)Anin akan menginformasikan kepada mentor terkait dan anda bisa mulai berdiskusi dengan mentor untuk menentukan jadwal yang cocok Pertanyaan Umum Kenapa program konsultasi 1-1 online ini penting untuk saya? Anda dapat menghemat waktu dan biaya untuk mendapatkan trusted guidance dari seorang yang lebih berpengalaman di bidangnya, dengan begitu Anda bisa kembali fokus pada karir yang Anda impikan saat ini Setelah mengikuti konsultasi 1-1 nanti hasilnya seperti apa? Anda akan mendapatkan pencerahan yang bermanfaat untuk meningkatkan karir yang akan atau sedang Anda jalankan saat ini seperti membangun CV atau portfolio yang lebih baik Apakah ada jaminan uang kembali? Anda akan mendapatkan uang kembali apabila mentor tidak hadir (tanpa keterangan) pada jadwal yang sudah Anda dan mentor tentukan sebelumnya Saya ada pertanyaan lain terkait program 1-1, bisa tanya kemana? Anda bisa bertanya tentang program 1-1 melalui WhatsApp +62 878-2023-2260 (Anin)

Kelas Tutorial Design Onboarding di Figma di BuildWith Angga

Tutorial Design Onboarding di Figma

Hello People With The Spirit Of Learning Design Onboarding merupakan serangkaian tahapan awal yang biasanya dilakukan setelah menginstall/register pada suatu aplikasi. 1) Buat frame dan pilih opsi iPhone 14 (390 x 844) lalu ubah nama frame menjadi Onboarding 1 2) Buat frame dengan ukuran 342 x 340 beri fill warna #3D3D3D, ubah radius menjadi 40 dan corner smoothing 100%. Ubah nama frame menjadi “Text Container” 3) Buat page indicator dengan cara pilih Rectangle lalu beri ukuran 6 x 6 dan beri radius 8 dan corner smoothing 100%, duplikat 2 kali. Beri semua rectangle warna putih. Pilih satu rectangle dan ubah ukurannya menjadi 16 x 6. Untuk 2 rectangle yang lain ubah opacity menjadi 40% 4) Buat teks headline, Contohnya “Feels depressed?” lalu beri warna putih dan atur teks seperti berikut ini 5) Buat secondary text, Contohnya “Does this world seem lonely to you? Don't feel like anyone cares about you. Not able to think of anything happy. It’s okay.” Beri warna putih dan ubah opacity menjadi 40%. Lalu atur teks seperti berikut ini 6) Buat button dengan cara ketikkan teks “Next” lalu beri warna teks #3D3D3D lalu terapkan auto layout pada teks tersebut dengan cara tekan Shift + A beri horizontal padding 56 dan vertikal padding 16 lalu beri fill warna putih 7) Masukkan page indicator, teks headline, secondary text, dan button ke dalam frame Text Container lalu pindahkan frame Text Container kedalam frame onboarding 1, letakkan pada bagian bawah seperti berikut ini 9) Buka plugin Storyset by Freepik, pilih illustrasi lalu masukkan illustrasi tersebut kedalam frame Onboarding 1 atur ukuran dan letak illustrasi tersebut 10) Duplikat frame Onboarding 1 dua kali, sehingga kamu punya 3 frame onboarding. 11) Ubah illustrasi, teks, dan page indicator pada frame Onboarding 2 dan Onboarding 3 12) Untuk screen Onboarding 3, hapus teks “Skip” yang berada di kanan atas frame dan ubah teks pada button dengan tulisan “Get Started” 13) Beri warna frame Onboarding 1 #F5F3EF, Onboarding 2 #DEE3DD, dan Onboarding 3 #CBDCF6

Kelas 3 Aplikasi Paling Sering Digunakan Oleh UI/UX Designer 2023 di BuildWith Angga

3 Aplikasi Paling Sering Digunakan Oleh UI/UX Designer 2023

Selain wajib up to date pada design trends terbaru maka sebagai UI/UX designer kita juga perlu menggunakan software design yang cukup popular untuk dapat bersaing dengan designer lainnya di dunia industri. Beberapa software yang akan saya share kali ini dapat memenuhi segala kebutuhan dari pekerjaan kita sebagai seorang UI/UX designer untuk tahun 2023 dan seterusnya, yang terpenting perlu kita pelajari dengan baik-baik ya. 1) Figma Figma sofware UI/UX design Figma dapat kita gunakan secara online dan offline tanpa harus kita download dan install terlebih dahulu, kebanyakan UI/UX designer juga memilih menggunakan Figma via Browser seperti Google Chrome, Firefox, dan Edge. Figma menyediakan beberapa fitur utama seperti basic shapes, vector tools, typography, grid system, auto layout, dan lainnya untuk mengerjakan projek website dan mobile app design lebih cepat dan mudah berkolaborasi dengan developer. Jika kita tidak memiliki budget yang kuat untuk belajar UI/UX design maka saya bisa sarankan menggunakan Figma versi gratis. Walaupun kita menggunakan Figma versi gratis namun kita masih bisa menggunakan seluruh fiturnya termasuk fitur Team untuk kolaborasi. 2) Framer Framer sofware UI/UX design Awalnya software Framer ini dikenal UI/UX designer untuk membuat sebuah prototype yang lebih advanced dibandingkan Figma, namun mulai tahun 2023 ini Framer lebih percaya diri untuk memberikan pelayanan yang lebih di mana kita bisa design website lalu menjadikannya live sehingga dapat diakses secara online layaknya website pada umumnya, well, kita tidak perlu belajar koding untuk mencapai hal tersebut. Terkait biaya software Framer, Framer dapat kita gunakan secara gratis untuk projek pertama kita sebagai proses latihan dalam mendesain maupun membuat website untuk portfolio yang kita miliki saat ini. 3) Adobe XD Adobe XD sofware UI/UX design Sebelum lahirnya software Adobe XD, banyak dari UI/UX designer yang menggunakan Adobe Photoshop untuk membuat design website dan mobile app. Dapat saya simpulkan bahwa Adobe XD memberikan fitur-fitur utama yang dimiliki juga oleh software Figma. Saya lebih suka Adobe XD dibandingkan Figma dikarenakan adanya sebuah fitur yang di mana kita dapat merekam hasil prototype dari projek yang sedang kita kerjakan, hal tersebut belum bisa dilakukan oleh Figma sampai saat ini. Pada software Adobe XD juga kita dapat berkolaborasi dengan designer lainnya secara real-time, biasanya saya lebih sering memberikan feedback kepada design yang dikerjakan oleh tim. Terkait biaya Adobe XD ini lebih murah dibandingkan dengan Photoshop dan kita juga bisa Free Trial terlebih dahulu untuk mulai latihan UI/UX design.

Kelas 💸 UI Design Challenge: Jual Beli Saham Mobile App di BuildWith Angga

💸 UI Design Challenge: Jual Beli Saham Mobile App

Goals Sebagai UI designer kamu wajib design beberapa halaman utama yang dapat membantu pengguna untuk membeli saham pertama mereka pada aplikasi mobile tersebut. Prize Juara 1 mendapatkan Rp 400.000 + 3 kelas Premium bebas pilihJuara 2 mendapatkan Rp 200.000 + 2 kelas Premium bebas PilihJuara 3 mendapatkan Rp 100.000 + 1 kelas Premium bebas Pilih Kriteria pemenang Menggunakan software FigmaDesign untuk ukuran device iPhone X ke atas (silahkan dipilih bebas)Custom illustration dan Icon akan menjadi nilai tambahDesign aplikasi wajib tersedia beberapa halaman seperti:Browse Sahamhalaman di mana pengguna melihat saham yang terbaru, terpopuler, dan informasi lainnya terkait sahamDetail Sahamhalaman di mana pengguna dapat melihat chart pergerakan naik turun saham, harga beli dan jual, dan sebuah CTA untuk membeli saham tersebutTopup Buying Powerhalaman di mana pengguna dapat melakukan top up yang nantinya uang tersebut bisa digunakan untuk membeli saham (quick transaction) Inspirasi design yang kami sarankan https://dribbble.com/shots/16910736-EasyInvest-mobile-apphttps://dribbble.com/shots/17130376-Upstocks-Market-Apphttps://dribbble.com/shots/18531809-Finance-Mobile-Design Details challenge Challenge berlaku dari tanggal 21 Oktober 2022 s/d 11 November 2022Batas akhir submit adalah tanggal 11 November 2022 Jam 23.23 WIBKami akan mulai review pada tanggal 12 November 2022 s/d 15 November 2022Pemenang akan diumumkan pada Instagram BuildWith Angga pada tanggal 1 December 2022 Cara submit Siapkan link projek hasil challenge kamu (Figma) yang dapat diakses secara publikIsi form pada Google Form yang telah kami sediakan https://forms.gle/LbPW98RV8sjpwT886 Pertanyaan umum 1) Apakah hasil challenge akan digunakan oleh BWA? Tidak, challenge seru-seruan ini hanya untuk kita belajar design bersama sehingga dapat termotivasi lagi untuk menjadi lebih baik. 2) Apakah hasil challenge boleh saya jadikan portfolio? Tentu saja, itu adalah hasil karya Anda yang sangat hebat. 3) Apakah challenge ini terbuka untuk umum? yes, kamu hanya wajib daftar akun terlebih dahulu di BuildWith Angga (tempat belajar UI design & software development). Menangkan Challenge Dengan Kelas Gratis Rekomendasi Kami https://buildwithangga.com/kelas/complete-guide-ux-wireframe-designhttps://buildwithangga.com/kelas/learn-figma-for-beginnerhttps://buildwithangga.com/kelas/learn-icon-pack-design-with-figmahttps://buildwithangga.com/kelas/workshop-figma-design-charity-landing-page

Kelas Mengenal UX Deliverables, User Persona, User Flow, Wireframe, dan Prototype di BuildWith Angga

Mengenal UX Deliverables, User Persona, User Flow, Wireframe, dan Prototype

UX Deliverable adalah dokumen, presentasi, diagram atau laporan yang dibuat pada berbagai tahap proses desain sebuah produk terutama produk digital yang biasanya dikerjakan oleh seorang UX Designer. UX Deliverable dibuat untuk tujuan mengkomunikasikan ide, penelitian, pekerjaan, pengujian, dan strategi kepada tim internal, stakeholders, atau klien. Berikut ini beberapa UX Deliverable yang umum digunakan oleh para desainer: 1. User Persona User Persona oleh Milan Opsenica (https://dribbble.com/shots/15334380-User-Persona-UX-Redesigned) User persona adalah karakter fiksi yang dibuat dari hasil research oleh desainer yang bertujuan untuk mewakili target pengguna yang akan menggunakan produk kita. Elemen umum yang ada pada sebuah user persona yaitu: Profil (nama, gambar atau foto karakter)Demografi (usia, status, lokasi, pekerjaan, penghasilan, dan hal lain yang relevan dengan produk atau ruang masalah kita)Tujuan atau kebutuhan pengguna terkait produkPsikografis (sikap, minat, motivasi, dan pain point / kesulitan yang dihadapi) Kegunaan user persona dalam UX antara lain: Membentuk riset pengguna produk dalam format visul yang mudah dicernMembangun empati pengguna dan memastikan proses desain memprioritaskan kebutuhan target penggunaMengarahkan, menginformasikan, dan membenarkan keputusan desainMemungkinkan orang lain untuk memahami untuk siapa kita mendesain Jika kalian ingin mempelajari lebih lanjut tentang user persona, kalian dapat mempelajarinya di kelas Learn UX User Persona. 2. User Flow User Flow oleh Lanp (https://dribbble.com/shots/11386688-User-flow-UI) User flow merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pengguna untuk menyelesaikan atau mengerjakan tugas tertentu yang umumnya divisualisasikan dalam bentuk diagram alir. Adapun kegunaan user flow dalam proses desain antara lain: Membantu kita mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi sebelum kita mulai mendesain tampilan layar fidelitas tinggi (high-fidelity screens)Mencegah desain ulang setelah produk memasuki tahap pengembanganMemaksa kita untuk mempertimbangkan cara termudah bagi pengguna untuk menyelesaikan sebuah tugasMempertimbangkan alur/langkah alternatif yang mengarah ke pengalaman pengguna (user experience) terbaik Jika kalian ingin mempelajari lebih lanjut tentang user flow, kalian dapat mempelajarinya di kelas UX Design : User Flow. 3. Wireframe Wireframe oleh Shabnam Gideon (https://dribbble.com/shots/5618704-Lo-fi-to-Hi-fi) Salah satu tahapan yang penting dalam mendesain sebuah produk adalah wireframing. Wireframe sendiri adalah skema atau kerangka yang dapat memberikan gambaran kasar (low-fidelity) setiap halaman yang terdapat dalam sebuah website atau aplikasi. Manfaat wireframe dalam proses pengerjaan sebuah produk terutama produk digital yaitu: Memberikan UI Designer gambaran dasar sebelum mulai mendesain high-fidelity screensMenjadi titik referensi untuk pengembangan situs atau aplikasiMengkomunikasikan pengalaman menggunakan situs kepada klien tanpa terlalu banyak menyoroti desain visual dan brandingMembantu tetap fokus pada pengalaman pengguna (user experience)Memperjelas dan menentukan fitur dalam websiteSebagai dasar untuk pembuatan prototype dan user testing sejak awal 4. Prototype Prototype oleh Michal Kulesza (https://dribbble.com/shots/14169594-Blueprint-UX-prototyping) Prototype adalah simulasi atau sampel produk akhir yang digunakan tim UX untuk pengujian alur produk sebelum produk itu diluncurkan. Tujuan dari prototype adalah untuk menguji dan memvalidasi ide sebelum membagikannya dengan stakeholder atau klien dan akhirnya menyerahkan desain akhir kepada tim teknik atau programmer untuk proses pengembangan. Manfaat dari prototyping: Prototyping dapat digunakan untuk menguji berbagai jenis ide, konsep dalam bentuk yang berbeda serta dapat diterapkan pada berbagai tahap desain dan proses desain ulangPrototyping memungkinkan mengidentifikasi masalah serta kesalahan atau bias yang mungkin telah diperkenalkan ke dalam penelitian selama tahap awal perumusan solusiPembuatan prototipe membantu kita mendapatkan umpan balik langsung karena melibatkan dengan calon pelanggan. Ini juga memberikan wawasan yang lebih dalam dan gagasan yang lebih baik tentang nilai yang dapat ditangkap dari solusi yang diusulkan Kesimpulan UX deliverables sangat dibutuhkan dalam pembuatan sebuah produk terutama produk digital seperti website atau aplikasi. Banyaknya ux deliverables yang dibutuhkan tergantung proses, tim, dana dan produk yang akan dibuat. Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan bagikan artikel ini jika bermanfaat. 👋

Kelas Cara Download dan Install Figma di Laptop atau Komputer di BuildWith Angga

Cara Download dan Install Figma di Laptop atau Komputer

Figma saat ini merupakan salah satu software atau aplikasi favorit untuk mendesain bagi para desainer terutama UI/UX Designer. Awalnya Figma hanya bisa diakses online melalui browser, namun sekarang sudah ada versi Desktop yang dapat diunduh untuk perangkat macOS maupun Windows. Berikut cara mengunduh dan meng-install Figma versi Desktop di komputer: 1. Kunjungi website resmi Figma Kalian bisa mengunjungi website resmi Figma di https://www.figma.com/ 2. Pilih menu Products Setelah membuka webstie Figma, pada menu Products, silahkan klik menu Downloads 3. Pilih link download sesuai perangkat yang digunakan Pilih “Desktop app for macOS” jika kamu menggunakan perangkat macOS atau pilih “Desktop app for Windows” jika kamu menggunakan perangkat Windows. Setelah itu tunggu file instalasi terunduh di komputermu 4. Install file Figma Setalah file instalasi Figma selesai di unduh, klik file instalasi tersebut lalu tunggu aplikasi Figma versi Desktop terpasang di komputermu. 5. Buka aplikasi Figma Setelah berhasil terinstall di komputermu, buka aplikasi Figma lalu silahkan Log in jika kamu sudah mempunyai akun atau klik Create one untuk mendaftar secara gratis jika kamu belum mempunyai akun. 6. Template dari Figma Saat kalian berhasil Log in kalian bisa lanjut meneruskan projek desain kalian atau membuat file desain baru dengan cara menekan menu “New design file” Selain kalian bisa mendesain dari awal, pada menu Community kalian akan menemukan banyak template yang sudah disediakan oleh Figma maupun template desain dari desainer lain secara gratis Kesimpulan Itulah cara untuk mengunduh dan meng-install Figma versi Desktop di komputer. Lalu, kenapa kita menggunakan Figma versi Desktop padahal kita bisa mengakses Figma melalui browser? Beberapa keunggulan menggunakan versi Desktop yaitu: Tidak perlu menggunakan koneksi internet, kita hanya perlu menggunakan koneksi internet saat membuka file desain kita dan saat ingin menyimpan file tersebutSaat ingin menyimpan atau export, kita bisa memilih folder atau tempat file export tersebut akan disimpan, sedangkan jika menggunakan versi browser, file tersebut akan otomatis tersimpan di folder Download Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan bagikan artikel ini jika bermanfaat. 👋

Kelas Tutorial : Instalasi Redis di Windows di BuildWith Angga

Tutorial : Instalasi Redis di Windows

Redis merupakan penyimpanan open-source yang cukup populer. Redis hadir dengan kecepatan, fleksibilitas, dan penggunaanya di berbagai macam bahasa. Redis dikenal dengan pengambilan data cache dan penyimpanan data memori. Dalam tutorial kali ini kita akan membahas bagaimana instalasi Redis untuk Windows. 1) Menyiapkan Sistem Linux di Windows. Langkah pertama dalam penggunaan redis dapat berjalan di sistem Windows Subsystem for Linux (WSL2). Untuk mengaktifkan sistem WSL buka CMD (Command Prompt) atau PowerShell Run as Administrator. lalu jalankan perintah berikut : Enable-WindowsOptionalFeature -Online -FeatureName Microsoft-Windows-Subsystem-Linux Setelah menjalankan perintah tersebut, reboot atau restart komputer kita. 2) Mendownload Linux Langkah kedua, buka Microsoft Store dan cari distro linux yang kita inginkan. di tuturial ini kita akan menggunakan distro Ubuntu. Tunggu sampai proses Download selesai . Setelah itu buka ubuntu. Jika kalian baru pertama membuka silahkan untuk memasukan username dan password. Jika sudah maka tampilan akan seperti gambar diatas. 3) Menginstal Redis Server Langkah ketiga mendownload redis jalankan perintah berikut pada ubuntu: sudo apt-add-repository ppa:redislabs/redissudo apt-get updatesudo apt-get install redis-server Selanjutya kita coba jalankan redis server kita dengan perintah berikut : sudo service redis-server restart Nah kita sudah berhasil menginstal Redis di komputer Windows kita. Sampai disini tutorial instalasi Redis di Windows untuk informasi lebih lanjut tentang Redis dapat melihat link berikut : https://developer.redis.com/ Semoga Membantu dan Bermanfaat. Perfect Place To Begin Your Career Development. BuildWith Angga.

Kelas Flutter Tutorial : Membuat Splash Screen Sederhana di BuildWith Angga

Flutter Tutorial : Membuat Splash Screen Sederhana

Hello people spirit of learning! Dalam setiap aplikasi yang kita pakai,kita sering melihat pertama kali kita membuka aplikasi kita diarahkan ke dalam halaman yang berisi logo saja dan beberapa detik kemudian, kita diarahkan ke dalam halaman Login page atau Onboarding page. Nah itu biasa disebut Splash Screen. Yang dimana halaman awal dibuka saat aplikasi dijalankan. Disini kita akan membuat Splash Screen sederhana. Pastikan sudah mengerti memasukkan assets ke dalam flutter. kalau belum bisa membaca dokumentasi disini. 1) Membuat 2 File class splash_screen extends StatefulWidget { @override _splash_screenState createState() => _splash_screenState(); } class _splash_screenState extends State { @override Widget build(BuildContext context) { return Scaffold() } } Langkah awal untuk membuat splash screen adalah kita membuat file untuk splash screen dan halaman yang akan kita tuju. Disini kita membuat blank screen saja untuk dituju. Pada halaman splash screen,kita menggunakan StatefulWidget karena widget yang akan kita gunakan bersifat dinamis dan terdapat sebuah perubahan. Teruntuk halaman blank screen, Berikut hasil gambar dan codenya. import 'package:flutter/material.dart'; import 'package:flutter/src/foundation/key.dart'; import 'package:flutter/src/widgets/framework.dart'; class blank_screen extends StatelessWidget { const blank_screen({Key? key}) : super(key: key); @override Widget build(BuildContext context) { return Scaffold( backgroundColor: Color(0xff65005C), ); } } 2) Membuat Fungsi Durasi waktu delayScreen() async {var duration = Duration(seconds: 5);Timer(duration,() {Navigator.pushReplacement(context,MaterialPageRoute(builder: (context) => blank_screen(),));},); Pada class_splash_screenState tepat diatas @override Widget Build, kita membuat Function mengatur waktu dari splash screen ke halaman home. Disini untuk mengatur waktu nya, kita menggunakan widget Timer yang berisi 2 properti yaitu duration dan callback. properti duration yang bertipe widget Duration() berfungsi untuk mengatur waktu durasi yang kita inginkan. Sedangkan callback adalah fungsi yang akan dijalankan setelah Durasi(duration) waktunya telah habis. pada function callback, akan kita isi dengan widget Navigator yang mengarah ke blank_screen() atau mengarah ke halaman yang dituju. Tipe Navigator yang kita pakai adalah pushReplacement, yang bertujuan agar setelah pindah halaman maka tidak bisa balik lagi ke halaman splash Screen. 3) Panggil Fungsi Durasi Waktunya pada initState @overridevoid initState() {// TODO: implement initStatesuper.initState();delayScreen();} Fungsi dari initState() sendiri digunakan sebagai fungsi yang pertama kali dipanggil ketika aplikasi pertama kali dijalankan. 4) Membuat Tampilan Splash Screen import 'dart:async'; import 'package:flutter/material.dart'; import 'package:flutter/src/foundation/key.dart'; import 'package:flutter/src/widgets/framework.dart'; import 'package:tutorial_artikel/blank_screen.dart'; class splash_screen extends StatefulWidget { const splash_screen({Key? key}) : super(key: key); @override State createState() => _splash_screenState(); } class _splash_screenState extends State { delayScreen() async { var duration = Duration(seconds: 5); Timer( duration, () { Navigator.pushReplacement( context, MaterialPageRoute( builder: (context) => blank_screen(), )); }, ); } @override void initState() { // TODO: implement initState super.initState(); delayScreen(); } Widget build(BuildContext context) { return Scaffold( body: Center( child: Image.asset( 'assets/brand.png', width: 242, ), ), ); } } Disini kita membuat tampilan Splash Screen-nya. Pada Image.assets(). argumennya kita isi sesuai dengan apa yang sudah kalian masukkan assetsnya ke dalam flutter. Jadi jangan sampai salah ya nanti akan terjadi Logic Error. Setelah kita membuat tampilannya, Maka kita mulai debug. Dan hasilnya akan seperti ini Semoga bermanfaat dan Terima Kasih! Perfect Place To Begin Your Career Development BuildWith Angga.

Kelas Flutter tutorial : Membuat pop up menu sederhana di BuildWith Angga

Flutter tutorial : Membuat pop up menu sederhana

Hello people spirit of learning! Kita pasti sering melihat aplikasi kita ada tombol navigasi yang berbentuk tanda 3 titik. Itu dinamakan Pop up menu. Pop up menu ini fungsinya mirip seperti Bottom navbar dan Appbar yaitu Membuat menu dan saat ditekan terjadi sebuah interaksi atau bisa juga berpindah halaman. Disini kita akan membuat Pop up menu sederhana. 1) Membuat Widget Scaffold Scaffold(appBar: AppBar(actions: []),) Langkah awal pastinya Menambahkan widget Scaffold terlebih dahulu. Setelah menambahkan widget scaffold. Didalamnya tambahkan properti appBar dan diisi dengan Widget Appbar. Setelah diisi dengan Widget AppBar, tambahkan properti actions didalamnya. 2) Menambahkan Widget PopUpMenu Scaffold( appBar: AppBar(actions: [ PopupMenuButton(itemBuilder: (context) => [ ],) ]), ) Langkah kedua menambahkan widget PopupMenuButton pada properti Actions. Pada widget PopupMenuButton terdapat properti yang harus kita isi Yaitu itemBuilder. Fungsi dari properti itemBuilder adalah menampilkan menu jika tombol Pop up nya ditekan. Properti ini berbentuk void function yang bertipe List, dan hanya bisa diisi dengan tipe class abstract PopUpMenuEntry. Untuk mengetahui isi fungsi class PopUpMenuEntry, bisa membaca dokumentasinya disini. 3) Menambahkan Widget PopupMenuItem Scaffold( appBar: AppBar(actions: [ PopupMenuButton( itemBuilder: (context) => [ PopupMenuItem(child: Text('Settings')), PopupMenuItem(child: Text('Options')), PopupMenuItem(child: Text('Logout')) ], ) ]), ) Langkah terakhir adalah menambahkan widget PopupMenuItem. widget ini berfungsi untuk menambahkan menu Pop up. Bebas kita bisa isi sesuai keinginan. Kita barusan saja membuat Popup Menu sederhana. Popup menu biasanya dipakai untuk melihat menu yang lebih banyak. Semoga bermanfaaat dan terima kasih ! Perfect Place To Begin Your Career Development BuildWith Angga.

Kelas Migration & Seeder Laravel di BuildWith Angga

Migration & Seeder Laravel

Hello People With The Spirit Of Learning! Salah satu Fitur yang penting dalam database di Laravel yaitu Migration & Seeder. Manfaat dari fitur tersebut dapat mempermudah kita dalam pembuatan tabel dan data secara cepat. Pada tutorial kali ini kita akan membahas bagaimana menggunakan fitur tersebut pada Laravel, berikut caranya : Membuat project Langkah pertama, tentu saja kita buat project laravel menggunakan perintah : composer create-project laravel/laravel my-app Dalam pembuatan project laravel dapat menggunakan composer, jika belum mempunyai dapat mendownload pada link ini https://getcomposer.org/download/. Membuat database Langkah kedua kita buat database terlebih dahulu di PhpMyAdmin. Jika sudah membuat database jangan lupa kita atur .env di project laravel. Membuat tabel dan menjalankan Migration Langkah ketiga cari folder database/migration. untuk tabel kita gunakan saja file users yang ada didalam folder tersebut. Pada folder migration file 2014_10_12_000000_create_users_table.php terdapat beberapa field yang sudah disediakan oleh laravel. kalian juga bisa memodifikasi field tersebut. Kita coba menambahkan 1 field berupa role dengan default user. Untuk menjalankan Migration pada laravel kita dapat menggunakan perintah : php artisan migrate Nah setelah itu coba kita lihat di PhpMyAdmin maka akan ada tabel pada database yang sudah kita buat sebelumnya. Membuat file Seeder Langkah keempat yaitu proses seeder digunakan untuk membuat sample data atau dummy data dengan command yang sederhana. Untuk melakukan seeder kita buat dulu file yang menjalankan proses seeder dengan perintah berikut : php artisan make:seeder UsersSeeder Setelah menjalankan perintah tersebut coba kita liat pada folder seeders disana terdapat file dengan nama UsersSeeder.php. Didalam file tersebut coba kita input data-data yang kita sesuaikan dengan field yang sudah diatur didalam tabel. Menjalankan perintah eksekusi Seeder Langkah kelima untuk menjalankan file seeder buka file DatabaseSeeder.php masukan code seperti berikut. Setelah itu coba kita jalankan perintah php artisan berikut : php artisan db:seed php artisan db:seed --class=UsersSeeder Perintah php artisan db:seed menjalankan seeder secara default DatabaseSeeder, sedangkan jika kita ingin menjalankan Class tertentu dapat menggunakan —class=(nama_class). Hasil dari seeder dapat dilihat pada database. Sampai disini tutorial Migration & Seeder pada laravel dengan menggunakan fitur tersebut tentu saja dapat membantu kita secara cepat dalam pembuatan tabel dan dummy data. Semoga membantu dan bermanfaat. Perfect Place to Begin Your Career Development. BuildWith Angga

Kelas Bantuan Dampak LaidOff Dari BuildWith Angga di BuildWith Angga

Bantuan Dampak LaidOff Dari BuildWith Angga

BuildWith Angga saat ini bersedia untuk memberikan akses kelas Premium & group konsultasi belajar dengan mentor yang expert, kamu berhak mendapatkan 3 akses kelas Premium secara gratis yang bisa dipelajari tanpa batasan waktu. Bantuan dari BWA kali ini hanya diberikan khusus untuk mereka yang baru saja terkenda dampak laid off yang mungkin ingin upgrade skills, mempelajari skills baru, atau switching karir di perusahaan baru nantinya. Bantuan Dampak LaidOff Dari BuildWith Angga Loading… Bantuan ini dibataskan dengan kuota 100 orang pertama yang submit oleh karena itu silahkan bagikan kepada rekan terdekat kamu yang membutuhkannya sehingga karirnya akan menjadi lebih baik lagi ke depannya. BuildWith Angga dan mentor expert di sini berharap bahwa bantuan ini akan bermanfaat untuk kamu yang ingin switching karir dan mencari pekerjaan yang lebih baik lagi pada perusahaan baru nantinya, silahkan claim bantuan tersebut di atas dan semoga bermanfaat. Perfect place to begin your career development. BuildWith Angga.

Kelas Flutter Tutorial : Membuat Bottom Navigation Sederhana di BuildWith Angga

Flutter Tutorial : Membuat Bottom Navigation Sederhana

Hello people with spirit of learning! Pasti kalian mengetahui banyak aplikasi yang kita gunakan rata-rata mempunyai tombol navigasi dibawahnya, tombol tersebut bernama Bottom Navigation Bar. Disini kita akab belajar cara membuat Bottom Navigation Bar atau biasa disebut NavBar sederhana seperti gambar diatas. Namun sebelumnya, kita mendownload assetnya terlebih dahulu disini. Sebelum membuat Bottom Navigation Bar, Kita download assetsnya terlebih dahulu. Berikut caranya : 1) Kunjungin website Shaynakit.com lalu pilih Login 2) Masukkan Email dan Password 3) Lalu pilih Mobile Design 4) Cari design yang berjudul “Doctor Consultation UI KIT” 5) Buka website figma.com dan import file figma yang sudah kita download 6) Sesudah import, klik icon pada Bottom Navigation nya, Lalu export masing-masing icon 7) Terakhir, kita create folder dalam project flutter kita bernama “assets”. Lalu pindahkan icon yang sudah kita export ke dalam folder assets. Untuk cara menambahkan assets ke dalam flutter, bisa membaca dokumentasi berikut : Cara Menambahkan Assets pada Flutter. Kita baru saja mengikuti tutorial cara mendownload template di website Shaynakit.com. Yuk masuk ke tutorial membuat Bottom Navigation Bar sederhana. Berikut caranya : 1) Menambahkan Widget Scaffold dan diisi dengan properti bottomNavigationBar Scaffold( bottomNavigationBar: ), Langkah awal untuk membuat Bottom NavBar adalah menambahkan widget Scaffold. Lalu dalam Scaffold tambahkan properti bottomNavigationBar. 2) Menambahkan Widget BottomNavigationBar Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar( items: [], )), Langkah kedua adalah menambahkan widget BottomNavigationBar pada properti bottomNavigationBar. pada Widget BottomNavigationBar, kita tambahkan properti items. fungsi properti items adalah untuk menempatkan Widgets yang bertipe BottomNavigationBarItems. Jadi selain widget BottomNavigationBarItems, maka akan terjadi logic error. 3) Isi Properti List Items dengan BottomNavigationBarItems Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar(items: [ BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/doctor.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/notification.png', width: 24, ), label: ''), ])), Langkah ketiga adalah menambahkan BottomNavigationBarItem. Pada BottomNavigationBarItem, ada 2 properti yang wajib dipakai. Yaitu icon dan label. icon untuk menambahkan asset gambarnya atau iconnya dan label untuk penamaan navigasinya. Untuk icon kita isi dengan widget Image.asset lalu arahkan dengan path asset kita tempatkan. dan label disini kita isi dengan String kosong saja. Kenapa tetap menambahkan label ? bila kita tidak menambahkan label, maka akan terjadi logic error. Note : Properti List items harus kita isi minimal 2 widget yang bertipe BottomNavigationBarItem. Mengapa ? nanti akan terjadi logic error jika kurang dari 2, Berikut pesan errornya. 4) Menambahkan 2 Widget BottomNavigationBarItem Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar( items: [ BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/doctor.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/notification.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/bookmarked.png', width: 24, ), label: ''), BottomNavigationBarItem( icon: Image.asset( 'assets/ic_profile.png', width: 24, ), label: ''), ], )), Disini kita hanya menambahkan widget BottomNavigationBarItemnya saja dan mengubah iconnya saja. 5) Menambahkan Properti Type pada BottomNavigationBar Scaffold( bottomNavigationBar: BottomNavigationBar( type: BottomNavigationBarType.fixed, items: [...], )), Pada gambar sebelumnya, kita melihat bahwa align icon home tidak rata dengan icon yang lainnya dan ujung kanan dan ujung kiri jaraknya tidak sama. Dengan itu pada Scaffold kita tambahkan properti type. Dan kita isi dengan Widget BottomNavigationBarType.fixed. Kita baru saja membuat Bottom Navigation Bar sederhana. fungsi dari Bottom Navigation bar atau biasa disebut dengan Bottom NavBar adalah untuk berpindah ke suatu halaman / fitur ketika kita menekan tombol navigasi yang ada. Semoga bermanfaat dan terima kasih!

Kelas Flutter Tutorial : Membuat Appbar pada Flutter App Development di BuildWith Angga

Flutter Tutorial : Membuat Appbar pada Flutter App Development

Dalam pembuatan / pengembangan aplikasi, Kita membutuhkan widget-widget untuk membuat aplikasi pada Flutter. Salah satunya adalah Appbar Application Bar. Disini kita akan membuat Appbar sederhana. 1) Menambahkan Widget Appbar Scaffold( appBar: AppBar() ) Yang Pertama, Kita harus menambahkan widget Scaffold dan property appBar kita tambahkan dengan widget Appbar(). Ini adalah Langkah dasar menggunakan Appbar. 2) Menambahkan Leading, Title dan Action Scaffold( appBar: AppBar( leading: IconButton( onPressed: () {}, icon: Icon( Icons.list_rounded, size: 30, )), title: Text('Home'), centerTitle: true, actions: [ IconButton(onPressed: () {}, icon: Icon(Icons.notifications)) ], ), ), Yang kedua menambahkan Leading, Title, dan Action. Leading adalah sisi kiri menu sebelum title yang berfungsi sebagai tombol navigasi. Leading ini bersifat opsional ya, Jadi jika kamu tidak menggunakan Leading maka sisi kiri akan diisi dengan Title. Untuk membuat Title berada di tengah, maka gunakan CenterTitle dan set menjadi True. Fungsi property Action pada Appbar adalah dapat menambahkan widget-widget yang akan diletakkan pada sisi kanan Appbar secara horizontal seperti baris. Biasanya digunakan untuk menampilkan tombol menu yang sering digunakan seperti notif, search, dll. Pada bagian Property Action yang bertipe List, Saya isi dengan widget IconButton. Penulisannya code nya bisa dicontoh seperti yang diatas. 3) Mengubah warna pada AppBar Scaffold( appBar: AppBar( backgroundColor: Colors.purple, leading: IconButton( onPressed: () {}, icon: Icon( Icons.list_rounded, size: 30, )), title: Text('Home'), centerTitle: true, actions: [ IconButton(onPressed: () {}, icon: Icon(Icons.notifications)) ], ), ), Yang terakhir, Jika kalian ingin mengubah warna, maka pada AppBar gunakan property BackgroundColor. Disini aku mengubah warna Appbar nya menjadi ungu. Kalian bisa ubah sesuai keinginan. Kita baru saja menerapkan AppBar yang sederhana dalam project flutter kita. Kegunaan dari Appbar atau Application Bar adalah sebagai menu petunjuk dan menampilkan beberapa navigasi. Semoga bermanfaat dan Terima kasih!

Kelas Membuat Column dan Row Pada Flutter di BuildWith Angga

Membuat Column dan Row Pada Flutter

Hello people with spirit of learning! Flutter dikenal dengan beragam widgets yang dapat membangun UI pada aplikasi kita. Disini saya akan menjelaskan Widget yang wajib kamu tahu yaitu Row dan Column (Baris dan Kolom). Disini kita akan mencoba menggunakan kedua Widget ini dengan Row didalam Column. Step 1 : Menambahkan Widgets Column Yang pertama kita menambahkan widget column terlebih dahulu. Step ini adalah langkah awal untuk membuat column. Begitu juga dengan membuat Row. Step 2 : Isi dengan Widget Text dan Row Langkah kedua kita isi Widget column dengan Widget text dan Row. Disini saya akan mengisi Widget Column dengan 3 Row. Dan Widget text-nya akan kita gunakan sebagai tanda urutan barisnya. Step 3 : Widget Row kita isi dengan widget apapun Langkah ketiga adalah Widget row akan diisin dengan Apapun. Disini saya isi dengan container saja. Untuk Container-nya kita styling terlebih dahulu ya. Kamu juga bisa style Container-nya sesuai keinginan kamu. Gunakan Sizebox untuk memberi jarak antar containernya. Step 4 : Tambahkan CrossAxisAligment pada column Langkah Terakhir adalah menambahkan CrossAxisAligment pada colum, Fungsi CrossAxisAligment pada column adalah menempatkan posisi widget yang ada di column secara horizontal. Disini gunakan CrossAxisAligment.start agar semua widgetnya menjadi rata kiri / Align left. Kita baru saja menyelesaikan Column yang isinya terdapat 3 Row. Dalam membangun sebuah project pada flutter, Kedua widget ini sering dipakai untuk Menyusun widget-widget yang akan dipakai sesuai keinginan kita. Semoga bermanfaat dan Terima kasih!

Kelas 5 Package yang Sering Digunakan oleh Flutter Developer di BuildWith Angga

5 Package yang Sering Digunakan oleh Flutter Developer

1) Google Fonts Link untuk mengakses package Google Fonts : Package Google Fonts. Link untuk mengakses package Google Fonts : Package Google Fonts. Package ini berisi fonts dari Google Fonts. Kita bisa menggunakannya agar tampilan teks bisa menjadi lebih menarik. Dalam package ini, ada banyak macam font yang kitab bisa pilih sesuai style yang kita inginkan. 2) Youtube Player IFrame Link untuk mengakses package Google Fonts : Package Youtube Player IFrame. Package yang kedua yaitu Youtube Player IFrame. Package ini berfungsi untuk memutar atau streaming video youtube pada aplikasi kita. 3) Email Validator Link untuk mengakses package Email Validator : Package Email Validator. Package yang ketiga yaitu Email Validator. Fungsi dari package ini ialah untuk memvalidasi apakah textfield yang kita isikan berupa email atau yang lain. 4) Google Sign in Link untuk mengakses package Email Validator : Package Google Sign in. Yang keempat yaitu Google Sign in. Fungsi dari package ini menambahkan fitur login / sign in dengan menggunakan account google. Dengan ini, kita bisa menggunakannya pada IOS dan Android. 5) Shimmer Link untuk mengakses package Shimmer : Package Shimmer. Yang terakhir yaitu shimmer. Fungsi package ini memberikan efek kilauan Ketika aplikasi kita sedang loading agar tampilannya menjadi lebih menarik seperti contoh gambar diatas. Dan, inilah 5 package yang sering digunakan oleh Flutter Developer agar aplikasi yang kita buat semakin menarik.Semoga bermanfaat dan terima kasih!

Kelas Cheatsheet Untuk Belajar CSS Web Design di BuildWith Angga

Cheatsheet Untuk Belajar CSS Web Design

Untuk kamu yang sedang memulai belajar CSS, berikut ini cheatsheet/panduan untuk mempermudah kamu ketika belajar link Link Element Tag pada dokumen HTML digunakan untuk meng-import resources tambahan seperti file CSS yang di dalamnya memiliki properti seperti href, rel, dan type. href digunakan sebagai URL lokasi file CSS tersebutrel digunakan untuk mendefinisikan hubungan antara HTML dan CSStype digunakan untuk mendefinisikan jenis file yang akan diimport Kegunaan CSS CSS (Cascading Style Sheets), adalah bahasa yang digunakan dengan mengombinasikan HTML yang menyesuaikan dengan elemen HTML yang ditampilkan. CSS digunakan untuk styling dengan tujuan mempercantik dan menata tampilan website. Menulis CSS pada File Terpisah Kode CSS dapat ditulis dalam filenya sendiri untuk memisahkannya dari kode HTML. Ekstensi untuk file CSS adalah .css. Extensi Ini dapat ditautkan ke file HTML menggunakan tag pada bagian Menulis CSS Dalam File HTML Kode CSS dapat ditulis pada file HTML dengan menyertakan kode dalam tag style . Kode yang terdapat tag style akan terbaca sebagai sintaks CSS. h1 { color: blue; } Inline Styles CSS Style dapat langsung ditambahkan ke elemen HTML dengan menggunakan atribut style di tag pembuka elemen. Setiap mendeklarasikan style, maka diakhiri dengan titik koma. Style yang ditambahkan dengan cara ini dikenal sebagai Inline Styles. Centered text Blue, 18-point text Memisahkan kode HTML dari CSS Memisahkan kode HTML dari CSS merupakan hal yang sering dilakukan. Hal ini memudahkan untuk memlihara sebuah kode dengan menyimpan sintaks untuk setiap file terpisah. Setiap perubahan pada konten maupun styling dapat dilakukan di file masing-masing. Class and ID Selectors Class pada CSS dapat digunakan kembali dan diterapkan ke banyak elemen. Class selectors dilambangkan dengan titik . diikuti dengan nama Class. ID Selectors CSS harus bersifat unik dan hanya digunakan untuk menata satu elemen. Selectors ID dilambangkan dengan hastag # diikuti dengan nama id. /* Selects all elements with class="column" */ .column { } /* Selects element with id="first-item" */ #first-item { } CSS Selectors Grup Menyesuaikan/menyocokkan beberapa pilhan dengan aturan CSS yang sama menggunakan comma-separated list. Pada contoh ini, teks untuk h1 dan h2 diatur menjadi warna merah. h1, h2 { color: red; } Rantai Selector CSS Selectors menentukan himpunan elemen yang menerapkan kumpulan aturan CSS. Misalnya, untuk memilih semua elemen , selector p dapat digunakan untuk membuat aturan styling. Selector Berantai CSS Selector dapat dirantaikan sehingga sekumpulan aturan hanya berlaku untuk elemen yang cocok dengan semua kriteria. Misalnya, untuk memilih elemen yang juga memiliki class section-heading, maka selector h3.section-heading juga dapat digunakan. /* Select h3 elements with the section-heading class */ h3.section-heading { color: blue; } /* Select elements with the section-heading and button class */ .section-heading.button { cursor: pointer; } Tipe Selector CSS Selector tipe CSS digunakan untuk mencocokkan semua elemen dari jenis atau nama tag yang diberikan. Tidak seperti sintaks HTML, mereka tidak menyertakan tanda kurung siku saat menggunakan tipe selector untuk nama tag. Saat menggunakan tipe selector, elemen dicocokkan terlepas dari tingkat penumpukannya dalam HTML. /* Selects all tags */ p { } Selector Class CSS Selector CSS mencocokkan elemen berdasarkan konten atribut class mereka. Untuk memilih elemen yang memiliki calendar-cell sebagai nilai atribut class, a . perlu ditambahkan terlebih dahulu. .calendar-cell { color: #fff; } Atribut HTML dengan beberapa nilai Dalam sebuah atribut HTML, dapat memiliki beberapa nilai atribut. Beberapa nilai atribut dipisahkan oleh spasi di antara setiap atribut. Selector Specificity Specificity adalah sistem peringkat yang digunakan ketika ada beberapa nilai properti yang conflict yang menunjuk ke elemen yang sama. Saat menentukan aturan mana yang akan diterapkan, maka selector dengan kekhususan tertinggi yang menang. Jenis selector yang paling spesifik adalah selector ID, diikuti oleh selector class, diikuti oleh type selector. Dalam contoh ini, hanya color: blue yang akan diimplementasikan karena memiliki selector ID, sedangkan color: red memiliki type selector. h1#header { color: blue; } /* implemented */ h1 { color: red; } /* Not implemented */ CSS ID Selectors Selector ID CSS mencocokkan elemen berdasarkan konten atribut id mereka. Nilai atribut id harus unik di seluruh DOM. Untuk memilih elemen yang memiliki job-title sebagai nilai atribut id, # perlu ditambahkan. #job-title { font-weight: bold; } CSS descendant selector Kombinator CSS descendant selector digunakan untuk mencocokkan elemen yang diturunkan dari selector lain yang cocok. Mereka dilambangkan dengan satu spasi antara setiap selector dan descendant selector. Jadi, Semua elemen yang cocok dipilih terlepas dari tingkat bersarang di HTML. div p {} section ol li {} Belajar Design Website

Kelas 10 Website Recomendasi Untuk Mencari Pekerjaan Copywriter di BuildWith Angga

10 Website Recomendasi Untuk Mencari Pekerjaan Copywriter

Hello People With The Spirit Of Learning! Menjelang akhir tahun 2022 menuju 2023 ini, kebutuhan akan SDM copywriter kian meningkat. Terlebih dalam hal konten marketing. Menurut penelitian oleh Content Marketing Institute, lebih dari 90% bisnis saat ini memproduksi konten khusus untuk meningkatkan penjualan serta 60% menyatakan bahwa mereka (para pebisnis) berencana untuk meningkatkan anggaran mereka untuk fokus memproduksi konten marketing dalam bentuk artikel online, forum/sosial media, email marketer campaign, dan banyak lagi. Berdasarkan penyataan dari survey diatas, terbukti bahwa konten diperlukan disemua sektor industri, seperti sektor finance, e-commerce, dan lainnya. Copywriting merupakan elemen penting dalam memasarkan bisnis secara efektif. Untuk dapat melihat peluang terkait perusahaan/perorangan yang sedang membutuhkan role copywriter, berikut ini kami rangkumkan 10 Website Remote Job Copywriter rekomendasi BuildWith Angga. 1) Weworkremotely WeWorkRemotely adalah marketplace remote job. Website ini membantu orang-orang yang ingin bekerja secara remote part-time maupun full-time. Sekitar 3 juta orang menggunakan situs ini untuk mencari pekerjaan setiap bulan. Beberapa kategori pekerjaan teratas di website ini termasuk skill copywriting, design, pemrograman, dan manajemen. Situs web ini memiliki posisi dari beberapa perusahaan terkemuka seperti Google dan Amazon. 2) Remotive Remotive adalah platform remote job board dimana pemberi job (company/client) dapat memposting dan mengelola opportunity remote job. Dengan Remotive, pemberi job (company/client) dapat memposting pekerjaan berdasarkan wilayah dan menyiapkan profil perusahaan untuk menampilkan brand perusahaan mereka. 3) Upwork Upwork merupakan platform kerja remote yang menghubungkan klien dengan pekerja freelance dari seluruh dunia. Sama seperti platform kerja lainnya, disini juga terdapat banyak posisi untuk masing-masing role pekerjaan seperti copywriter, web developer, web designer, dan lainnya. Pada platform ini, client dapat memposting jasa apa yang sedang mereka butuhkan dan juga freelancer dapat memposting CV maupun introduction video terkait jasa yang mereka tawarkan. Benefit : Terdapat fitur yang menampilkan reputasi client yang ingin membayar freelancer dengan harga yang kompetitif.Terdapat fitur payment protection untuk client dan freelancerTerdapat banyak metode pembayaran untuk bertransaksi 4) Fiverr Fiverr memiliki cara kerja yang hampir sama dengan Upwork. Freelancer dapat membuat profil gratis yang mencantumkan jasa yang mereka tawarkan tanpa mengirimkan proposal melamar kerja. Seingga client dapat langsung membeli jasa yang mereka tawarkan sesuai dengan kebutuhan. Benefit : Memiliki banyak jasa yang ditawarkanMenyediakan course online untuk membantu freelancer dalam mempelajari hardskill yang diinginkan 5) PeoplePerHour PeoplePerHour menghubungkan client dengan freelance dengan memberi perekrut akses gratis ke profil dan portofolio freelance. PeoplePerHour tidak melayani industri tertentu, tetapi mereka memiliki komunitas freelance yang terampil dalam segala hal. Freelancer dapat membuat akun dan profil secara gratis. Setelah profil dibuat, maka dapat ditambahkan ke dalam list yang dapat dijelajahi oleh perekrut untuk kualifikasi, riwayat kerja, dan portofolio. Pada saat yang sama, freelancer dapat mencari pekerjaan berdasarkan proyek. 6) Linkedln LinkedIn merupakan situs social networking untuk para profesional, dan merupakan salah satu sumber daya karier paling terkemuka. Di situs tersebut, kita dapat membuat profil untuk showcase pengalaman, pendidikan, riwayat kerja, proyek sebelumnya, dan keterampilan untuk recruiter yang sedang mencari pegawai baru. LinkedIn bukan situs khusus untuk freelancer, namun menampilkan berbagai opportunity untuk pekerja profesional, job seeker, dan lainnya untuk menemukan pekerjaan baik itu remote maupun offline. Benefit : Dapat membantu untuk menjalin social networking dengan profesional dari berbagai industri.Dapat memudahkan untuk mengetahui informasi berita dan tren terkini tentang industri yang relevant dengan kita. 7) RemoteOK RemoteOK merupakan platform pencari remote job yang menyediakan list daftar pekerjaan. Kita dapat menggunakan filter untuk pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita, termasuk pekerjaan yang diposting oleh perekrut, berdasarkan tingkat pengalaman (junior, senior, dll.), berdasarkan jenis pekerjaan (copywriter, web developer, dll). 8) AngelList AngelList Talent menghubungkan freelancer dan job seekers lainnya dengan berbagai posisi termasuk copywriter di perusahaan startup. Kita dapat mendaftar ke berbagai perusahaan startup yang sedang berkembang . Kita juga dapat membuat profil untuk showcase keahlian dan menunggu perusahaan tersebut untuk menghubungi kita. 9) Working Nomads Working Nomands adalah layanan buletin yang didedikasikan untuk pekerja digital yang sibuk. Saat mendaftar untuk buletin, Working Nomads akan mengirimkan daftar pekerjaan remote yang dikurasi langsung melalui newsletter/email. Kita dapat memilih email harian atau mingguan untuk dikirimkan. 10) ServiceScape ServiceScape platform freelance/remote yang berspesialisasi di bidang penulisan, seperti copywriting, translator, dan lainnya . Platform Ini membantu pekerja membuat dan menyajikan sampel tulisan lepas ke database besar klien potensial. Cara kerja platform ini yaitu dengan client menghubungi writers, bukan sebaliknya. Writer’s juga tidak menawarkan jasa atau mengirim proposal kepada client. Namun ketika sudah menerima job, kita diwajibkan membayar patform ini sebesar 50% dari total penghasilan kita. Benefit : Patokan harga yang dapat di custom sesuai kebutuhanDapat bekerja sesuai dengan jadwal yang telah kita atur 10 platform tersebut bisa kamu explorasi dan melihat opportunity yang tersedia. Semoga bermanfaat dan Terimakasih!🙌😉 Perfect Place To Begin Your Career Development BuildWith Angga.

Kelas Belajar Dari Elon Musk dan Nadiem Makarim Untuk Meningkatkan Karir di BuildWith Angga

Belajar Dari Elon Musk dan Nadiem Makarim Untuk Meningkatkan Karir

Elon Musk dikenal dengan cara berpikirnya yang hebat, selain itu juga ia dapat mengerjakan lebih dari satu hal-hal besar secara bersamaan. Pada acara kali ini Elon akan memberikan beberapa saran penting untuk kita bisa meningkatkan kualitas diri dari cara kita berpikir, bekerja, membangun sesuatu dan hal-hal bermanfaat lainnya. Intergenerational Dialogue for Our Emerging Future G20 Critical Thinking Berpikir kritis adalah hal yang perlu diajarkan kepada setiap orang sehingga mereka bisa menjadi lebih kreatif dalam memecahkan sebuah masalah, sebagai contohnya Elon Musk saat ini menjalankan misinya pada perusahaan Tesla untuk membuat dunia menjadi lebih baik lagi dalam segi transportasi dan juga energi (sustainable technology). Artificial Intelligence Setelah kita belajar berpikir kritis maka bisa kita lanjutkan untuk mulai mempelajari Aftificial Intellegence (A.I) untuk membantu manusia bekerja lebih cepat dan ringan. Robot yang diberikan kecerdasan buatan dapat membuat manusia memiliki waktu luang lebih banyak untuk mempelajari atau menikmati hidup lebih baik. Curiousity Selama kita hidup maka kita perlu memiliki rasa penasaran yang tinggi tentang dunia ini, bagaimana jika kita membuat A atau bagaimana caranya meningkatkan perfomance pada alat B. Tujuan utamanya adalah membuat kehidupan menjadi lebih baik, dengan seperti itu maka kita akan tertantang untuk belajar hal baru pada setiap harinya, ini adalah motivasi yang kuat. Kesimpulan Beberapa saran yang diberikan oleh Elon Musk pada video di atas adalah perspektif dari seorang yang memiliki expertise pada teknologi dan jika kamu mencintai teknologi, mungkin bisa mulai mengikuti beberapa saran dari Elon Musk.

Kelas 15-60 Juta Per Bulan Pekerjaan Dari Rumah Atau Cafe Favorit di BuildWith Angga

15-60 Juta Per Bulan Pekerjaan Dari Rumah Atau Cafe Favorit

Zaman sudah cukup canggih dan banyak sekali profesi baru yang telah hadir semenjak awal tahun 2018 di mana startup baru mulai bermunculan di dalam atau luar negeri Indonesia. Beberapa pekerjaan berikut juga bisa dikerjakan dari mana saja tanpa harus datang ke kantor pada setiap harinya, biasanya pekerjaan ini disebut dengan remote job. Saya pribadi semenjak tahun 2017 sudah mulai bekerja dari mana saja dan bekerja dengan beberapa perusahaan dari luar seperti Malaysia, China, Canada, USA, Japan, dan negara-negara lainnya. Manfaat utama bekejra dengan perusahaan dari luar Indonesia adalah memberikan kita penghasilan yang lebih besar dibandingkan bekerja di startup atau perusahaan dalam negeri. Copywriter Saat ini perusahaan mempromosikan jasa atau produk mereka melalui sosial media seperti TikTok, Instagram, YouTube, atau platform lainnya. Peran copywriter sangat penting untuk memikat hati calon customer yang akan menggunakan jasa atau produk dari perusahaan tersebut. Pada dasarnya perusahaan tidak dapat berbicara langsung kepada calon customer selain melalui kata-kata, oleh karena itu copywriting yang ditulis wajib sesuai dengan apa yang dipromosikan dan menggunakan kalimat yang menarik untuk dipahami calon customer. UI/UX Designer Startup yang sudah mendapatkan investasi dari angel investor atau venture capital akan membutuhkan banyak sekali UI/UX Designer untuk merombak design yang mereka miliki sebelumnya. Tujuan utamanya adalah agar pengguna lebih mudah lagi ketika menggunakan aplikasi atau website dari perusahaan tersebut. Menggunakan software andalan seperti Figma, Principle, Dribbble, mereka dapat menciptakan sebuah design yang menarik dan sekaligus membantu pengguna untuk menyelesaikan masalah mereka pada setiap harinya seperti memesan ojek online atau membeli tiket pesawat. Software Engineer Tanpa adanya peran seorang software engineer maka design dan copywriting yang telah disediakan tidak akan digunakan dengan baik oleh pengguna atau calon customer. Software engineer membantu perusahaan untuk membangun aplikasi dan website yang nantinya digunakan oleh customer untuk membeli sebuah produk secara online. Anda dapat memulai karir software engineer ini dengan cara memahami bagaimana algoritma di dalam sebuah software itu bekerja, lalu bisa melanjutkan untuk mempelajari salah satu bahasa pemrograman yang menjadi rekomendasi Anda yaitu adalah Python. Kesimpulan Selama Internet masih berjalan dengan baik maka beberapa pekerjaan di atas akan terus tetap dibutuhkan dan kesempatan untuk mendapatkan gaji puluhan juta juga akan lebih banyak, saat ini keputusan ada pada diri kita masing-masing apakah kita ingin mulai belajar dari awal kembali atau menerima nasib yang sudah kita miliki saat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait ketiga karir di atas, maka Anda boleh kirim pesan via Instagram pribadi saya yaitu adalah BuildWith Angga. Terima kasih dan semoga bermanfaat ya.

Kelas 5 Prospek Karir Digital Menjanjikan! di BuildWith Angga

5 Prospek Karir Digital Menjanjikan!

Memiliki pekerjaan menjanjikan merupakan mimpi setiap orang dan tentunya kita ingin karir yang kita geluti menjadi pilihan yang tepat. Namun, dengan berkembangnya teknologi tren pekerjaan yang dibutuhkan akan terus mengalami perubahan. Pada artikel kali ini, akan membahas beberapa prospek karir digital yang menjanjikan dan memiliki demand yang cukup tinggi kedepannya, yuk disimak. 1) Data Analyst Data Analyst atau data expert, merupakan pekerjaan yang meneliti informasi dengan analisis data. Hasil dari analisis data ini sangat penting bagi perusahaan dalam menentukan keputusan bisnis untuk yang akan diambil untuk mengembangkan perusahaan. Data analyst menggunakan berbagai aplikasi dan program pengolahan data dalam pekerjaan sehari-harinya, seperti Microsoft Excel, Tableau, dan SQL. 2) Digital Marketer Peran digital marketer sangatlah dibutuhkan oleh perusahaan. Digital marketer memiliki tugas untuk melakukan promosi bisnis yang dijalankan melalui platform digital. Digital marketer merupakan tombak marketing suatu perusahaan dimana membuat profesi ini menjadi pekerjaan dimasa depan paling dibutuhkan. 3) Mobile Developer Dengan banyaknya website dan aplikasi e-commerce bermunculan, tak heran profesi web maupun mobile application developer dibutuhkan di setiap perusahaan maupun startup. Beberapa perusahaan membutuhkan peran developer untuk membuat dan mengatur situs maupun aplikasi perusahaan. 4) SEO Specialist Perusahaan tentu memerlukan SEO specialist yang dapat menjelaskan produk-produk perusahan dengan baik serta google friendly agar ketika user memasukan kata kunci tertentu dipencarian google, produk perusahaan akan muncul dihalaman utama. Maka dari itu posisi SEO specialist ini sangatlah krusial dalam strategi pemasaran suatu perusahaan. 5) Designer Implementasi design dari produk perusahaan mampu memberi lebih banyak perspektif terkait produk tersebut. Designer mampu menghadirkan gaya design yang simple namun tetap terlihat dinamis untuk membuat visualisasi dari produk perusahaan agar lebih menarik bagi user. Tips Mendapatkan Karir Digital Kuasai skill yang sedang high demandMengikuti kelas atau bootcamp pendukungUpdate LinkedIn dan perbanyak koneksi Adapt to Technology is the key for new future. Setelah membaca artikel di atas, point yang dapat kita ambil ialah penting bagi kita untuk memperkaya diri dengan kompetensi dan skill yang relevan di zaman sekarang agar tidak tertinggal oleh tren digital yang ada. Yuk belajar lebih lanjut untuk persiapan karir dan bangun portfoliomu! BuildWith Angga

Kelas Perbedaan Profesi Quality Control dan Quality Assurance di BuildWith Angga

Perbedaan Profesi Quality Control dan Quality Assurance

Hello, People With The Spirit Of Learning! Apa sih perbedaan dari Quality Control dengan Quality Assurance? Perbedaannya akan dijelaskan di dalam artikel di bawah ini, yuk dibaca dan disimak. Apa itu Quality Control Quality Control merupakan suatu profesi yang bertugas untuk mengecek, mengontrol dan memanajemen mutu kualitas dari suatu produk sesuai dengan persyaratan dari Perusahaan yang bertujuan untuk meminimalisir adanya cacat produk pada proses produksi suatu produk. Apa Jobdesk dari Quality Control Jobdesk dari Quality Control akan dijelaskan pada bagian di bawah ini 1.) Menganalisa spesifikasi dan persyaratan dari produk Analisa dari spesifikasi dan persyaratan dari produk dilakukan agar mengetahui spesifikasi dari produk serta batas penggunaan, kapasitas suatu produk dan perlakuan dalam penggunaan serta perawatan dari suatu produk. 2.) Melakukan cek kontrol mutu produk Cek kontrol dari mutu produk dilakukan dengan cara melakukan pengujian pada produk, dapat dengan mengecek mutu produk secara satu per satu dan dapat pula dilakukan dengan pengujian metode sampling produk yang dicek dan diuji berdasarkan sample produk. Cek kontrol mutu produk dilakukan dengan melakukan mengecek mutu produk secara manual yang dilakukan dengan melihat detail dan permukaan dari suatu produk serta menyesuaikan dengan persyaratan dari produknya dan dapat juga dilakukan dengan bantuan otomasi yaitu menguji produk menggunakan bantuan mesin seperti contohnya uji hardness atau kekerasan produk. 3.) Mendokumentasikan laporan hasil kontrol mutu produk Setelah melakukan pengujian dan cek kontrol mutu dari produk, hasil dari pengujian dan cek kontrol mutu produk tersebut dimasukkan ke dalam sertifikat uji atau laporan cek kontrol mutu dari produk yang selanjutnya dari sertifikat atau laporan tersebut dilaporkan kepada kepala pengawas bagian produksi. Apa itu Quality Assurance Quality assurance merupakan suatu profesi yang memastikan bahwa suatu kualitas produk software yang dihasilkan telah terjamin sesuai dengan requirement yang telah ditentukan. Apa Jobdesk dari Quality Assurance Jobdesk dari Quality Assurance akan dijelaskan pada bagian di bawah ini 1.) Melakukan Analisa Requirements Produk Software Analisa requirements produk software dilakukan dengan mengalisa dari product requirements documents yang telah dibuat oleh Project Manager dan Product Owner serta mendiskusikan mengenai requirements yang telah dibuat. Analisa ini dilakukan dengan tujuan agar SQA mengetahui requirements yang akan dilakukan dan yang akan diuji pada testing produk software. 2.) Melakukan Testing Produk Software Setelah analisa requirements dilakukan, hasil dari analisa tersebut dimasukkan ke dalam test script yang berupa test cases dan test scenario yang akan dilakukan pada testing produk software. Pada testing produk software dilakukan dengan dua metode, yang pertama menggunakan metode manual yakni dengan mengetes masing-masing fitur secara satu per satu yang terdapat pada produk software. Metode kedua yaitu merupakan metode automation, yakni melakukan testing produk software secara otomatis dengan menggunakan software seperti Katalon Studio dan Postman. 3.) Melakukan Analisa pada Hasil Testing Hasil dari testing produk software yang telah dilakukan dianalisa statusnya dan apabila berstatus “Failed” atau “Gagal” maka dilakukan analisa kembali dan dari kesalahan tersebut dikategorikan ke “Bug” atau “Error” beserta dengan prioritas dari kesalahan tersebut dengan kategori prioritas “High”, “Medium”, atau “Low”. 4.) Mendokumentasikan Hasil Testing yang Telah di Analisa Mendokumentasikan hasil testing yang telah dianalisa merupakan tahap final dari jobdesk Software Quality Assurance yang dilakukan dengan mendokumentasikan test cases dari testing produk software yang telah diuji dan dianalisa, yang selanjutnya dari hasil dokumentasi tersebut diserahkan ke Lead QA, yang kemudian dari Lead QA menyerahkan hasil testing kepada Project Manager yang selanjutnya dari Project Manager menyerahkan hasil testing kepada developer untuk ditinjau ulang dan diperbaiki kesalahan pada produk software. Kesimpulan Jadi berdasarkan penjelasan di atas ada yang berminat engga nih buat jadi Quality Assurance atau Quality Control untuk karir masa depanmu?? Ditambah lagi sektor IT dan industri sedang dalam perkembangan yang pesat, jadi baik Quality Assurance maupun Quality Control akan sangat diperlukan dalam menunjang perkemabangan sektor IT dan Industri. Saat kamu telah memutuskan untuk berkarir sebagai Quality Assurance maupun Quality Control, pastikan kamu selalu update dengan ilmu terbaru ya! karena teknologi akan terus berkembang. Terimakasih telah membaca, semoga bermanfaat 😉🙌

Kelas Mengenal Profesi Software Quality Assurance : 101 SQA di BuildWith Angga

Mengenal Profesi Software Quality Assurance : 101 SQA

Hello, People With The Spirit Of Learning! Apa sih profesi Software Quality Assurance itu? Profesi Software Quality Assurance akan dijelaskan di dalam artikel di bawah ini, yuk dibaca dan disimak. Apa itu Profesi Software Quality Asssurance Software Quality Assurance (SQA) merupakan suatu proses yang berlangsung secara continue dalam memastikan bahwa suatu produk software yang dihasilkan telah sesuai dengan requirement yang telah ditentukan. Apa Jobdesk dari Software Quality Assurance Jobdesk dari Software Quality Assurance akan dijelaskan pada bagian di bawah ini 1.) Melakukan Analisa Requirements Produk Software Analisa requirements produk software dilakukan dengan mengalisa dari product requirements documents yang telah dibuat oleh Project Manager dan Product Owner serta mendiskusikan mengenai requirements yang telah dibuat. Analisa ini dilakukan dengan tujuan agar SQA mengetahui requirements yang akan dilakukan dan yang akan diuji pada testing produk software. 2.) Melakukan Testing Produk Software Setelah analisa requirements dilakukan, hasil dari analisa tersebut dimasukkan ke dalam test script yang berupa test cases dan test scenario yang akan dilakukan pada testing produk software. Pada testing produk software dilakukan dengan dua metode, yang pertama menggunakan metode manual yakni dengan mengetes masing-masing fitur secara satu per satu yang terdapat pada produk software. Metode kedua yaitu merupakan metode automation, yakni melakukan testing produk software secara otomatis dengan menggunakan software seperti Katalon Studio dan Postman. 3.) Melakukan Analisa pada Hasil Testing Hasil dari testing produk software yang telah dilakukan dianalisa statusnya dan apabila berstatus “Failed” atau “Gagal” maka dilakukan analisa kembali dan dari kesalahan tersebut dikategorikan ke “Bug” atau “Error” beserta dengan prioritas dari kesalahan tersebut dengan kategori prioritas “High”, “Medium”, atau “Low”. 4.) Mendokumentasikan Hasil Testing yang Telah di Analisa Mendokumentasikan hasil testing yang telah dianalisa merupakan tahap final dari jobdesk Software Quality Assurance yang dilakukan dengan mendokumentasikan test cases dari testing produk software yang telah diuji dan dianalisa, yang selanjutnya dari hasil dokumentasi tersebut diserahkan ke Lead QA, yang kemudian dari Lead QA menyerahkan hasil testing kepada Project Manager yang selanjutnya dari Project Manager menyerahkan hasil testing kepada developer untuk ditinjau ulang dan diperbaiki kesalahan pada produk software. Software yang Sering Digunakan oleh Software Quality Assurance Software yang sering digunakan oleh SQA yaitu 1.) Jira Tampilan Scrum Board pada JiraSumber : https://www.atlassian.com/software/jira/features Jira biasanya digunakan oleh Software Quality Assurance dalam melakukan analisis dan mengatur project serta mendokumentasikan hasil dari testing produk software. 2.) Notion Tampilan Roadmap pada NotionSumber : https://www.notion.so/ Notion biasanya digunakan oleh Software Quality Assurance dalam melakukan analisis dan mengatur project serta mendokumentasikan hasil dari testing produk software. 3.) Katalon Studio Tampilan Software Katalon StudioSumber : https://katalon.com/ Katalon Studio biasanya digunakan oleh Software Quality Assurance dalam melakukan automation testing pada produk software. 4.) Postman Tampilan API PostmanSumber : https://www.postman.com/ Postman biasanya digunakan oleh Software Quality Assurance dalam melakukan automation testing pada produk software. Kesimpulan Jadi berdasarkan penjelasan di atas ada yang berminat engga nih buat jadi Software Quality Assurance??? Tentu saja selain melakukan jobdesk yang telah disebutkan diatas, yang tidak kalah penting adalah komitmen dan sikap mampu bekerja dalam tim. Saat kamu telah memutuskan untuk berkarir sebagai Software Quality Assurance, pastikan kamu selalu update dengan ilmu terbaru ya! karena teknologi akan terus berkembang. Terimakasih telah membaca, semoga bermanfaat 😉🙌

Kelas Tips & Trick Jadi Programmer Handal Tanpa Kuliah di BuildWith Angga

Tips & Trick Jadi Programmer Handal Tanpa Kuliah

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, programming skills menjadi kemampuan yang tinggi permintaannya di bidang industri. Programming skills ini membutuhkan pengetahuan khususnya pada Software dan Hardware. Walaupun membutuhkan kemampuan khusus, kamu bisa mempelajari skill ini tanpa menempuh pendidikan formal (tanpa gelar). Tugas Seorang Programmer Sebelum memutuskan untuk berkarir sebagai programmer, kamu perlu memahami jobdesc yang akan kamu jalani nantinya sebagai programmer. Programmer bertugas untuk mengembangkan, merancang, serta menguji dan memastikan kinerja sebuah software dari segi keamanan dan performa. Programmer dapat bekerja diberbagai macam sektor industri seperti game development, mobile applications, web development, UI/UX designer, dan lainnya. Skill Yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Programmer Programmer biasanya berkolaborasi dengan developer dan designer lain untuk merancang konsep program/aplikasi yang hendak dibuat. Mereka sering melakukan iterasi dalam pengimplementasian design, pengembangan dan pengujian untuk mendapatkan feedback dari client guna meningkatkan kinerja software. Beberapa tugas yang mungkin menjadi tanggung jawab programmer dapat mencakup: Planning software: Kamu dapat menggunakan model dan flowchart untuk merincikan cara menulis kode.Design dan membuat aplikasi: Kamu dapat membuat aplikasi mobile atau bahkan sistem operasi yang kompleks. Menulis program: Kamu dapat menggunakan berbagai macam bahasa pemrograman untuk menulis program software. Selain Hardskill seperti mengetahui cara membuat kode, kamu juga akan mendapat menfaat dari memiliki programming skill, yaitu sebagai berikut: Critical ThinkingProblem SolvingAttention to detailLateral Thinking Cara Mendapatkan Programming Job Tanpa Kuliah Jika kamu baru memulai atau sudah memiliki latar belakang dalam pemrograman, berikut ini beberapa hal yang perlu disiapkan untuk mendapatkan Programming Job tanpa harus memiliki gelar: 1) Mulai Belajar Bahasa Pemrograman Langkah terbaik untuk memulai belajar pemrograman adalah mempelajari bahasanya terlebih dahulu. Kamu dapat mengambil sertifikasi pemrograman (online/offline), mengikuti webinar, membaca buku, dan mendengarkan podcast mengenai pemrograman. Beberapa bahasa pemrograman populer yang kami rekomendasikan untuk pemula adalah Python, JavaScript, Kotlin, dan Java. Masing-masing bahasa ini berguna dengan cara yang berbeda, seperti: JavaScript: Cocok dipelajari untuk Web developmentKotlin: Cocok dipelajari untuk Mobile DevelopmentJava: Cocok dipelajari untuk pemula sebagai fondasi dari semua bahasa pemrogramanPython: Cocok untuk di berbagai industri karena flexibilitas 2) Menguasai Paradigma Pemrograman Paradigma pemrograman adalah cara untuk mengklasifikasikan bahasa pemrograman berdasarkan fitur-fiturnya. Ada berbagai macam gaya pemrograman yang berbeda.Namun ada dua yang paling populer, yaitu berorientasi objek dan fungsional. Perbedaannya adalah: Object-Oriented Programming: Memperlakukan semuanya sebagai objekFunctional programming: Menekankan evaluasi fungsi 3) Terbiasa Dengan Tools Programming Programmer memiliki tools yang digunakan secara teratur baik dalam pekerjaan dan belajar. Jika kamu mampu memahami cara menggunakannya, hal ini akan memudahkanmu untuk mendapatkan pekerjaan sebagai programmer. Beberapa tools yang dapat kamu pelajari: Version control daily: Tools ini akan memudahkan programmer untuk berkomunikasi dan sharing satu sama lain.Open-source website: Tools ini akan memudahkanmu untuk meng-upload dan memanajemen kode. Command-line: Terminal yang memudahkanmu untuk berkomunikasi dengan sistem operasi. 4) Mencoba Berkontribusi Pada Open Source Project maupun Freelance Kamu dapat bergabung dengan situs web yang mendukung kontribusi open-source untuk programmer dan temukan project yang bisa kamu kontribusikan. Banyak perusahaan secara aktif mempekerjakan programmer dari kontributor open-source sehingga kamu bisa menunjukkan keterampilan kepada calon employer. Kamu juga dapat memulai sebagai pekerja Freelance. Jika kamu sudah cukup menguasai pemrograman, membaca dokumen, menggunakan tools yang ada, serta mampu mengukur peluang kerja Freelance dimana kamu dapat bekerja berdasarkan per project. Dengan begitu, kamu bisa menunjukkan kepada calon employer terkait kemampuan yang kamu miliki dan bisa menjadi bekal untuk membangun portofolio pekerjaan. Adapun beberapa platform yang kami rekomendasikan untuk Freelancer: UpworkFiverrPeopleperhour 5) Mulai Membangun Project Sendiri Selain berkontribusi pada project lain, Kamu juga dapat mulai membangun softwaremu sendiri. Misalnya, Kamu dapat membuat website yang digunakan untuk memudahkan transaksi jual beli seperti e-commerce, membuat website streaming film seperti Netflix, membuat website platform untuk Freelancer, dan masih banyak lagi project yang bisa kamu coba. Dengan membangun sesuatu yang membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, makan dapat meningkatkan peluangmu untuk direkrut oleh calon employer. Tentu saja selain tips yang telah disebutkan diatas, yang tidak kalah penting adalah niat dan komitmen. Saat kamu telah memutuskan untuk berkarir sebagai programmer, pastikan kamu selalu update dengan ilmu terbaru ya! karena teknologi akan terus berkembang 😉🙌 . BuildWith Angga

Kelas Waktu Yang Tepat Untuk Memutuskan Untuk Menjadi Freelancer di BuildWith Angga

Waktu Yang Tepat Untuk Memutuskan Untuk Menjadi Freelancer

Saya sering mendapatkan pertanyaan terkait kapan sih waktu yang tepat untuk kita berkari sebagai seorang Freelancer? well jawabannya adalah secepat mungkin, mengapa demikian? cek beberapa alasan berikut. The New Freedom Ketika kamu jadi seorang Freelancer maka kamu akan mendapatkan beberapa kebebasan yang tidak didapatkan oleh mereka pekerja kantoran (full-time), yaitu adalah: Bebas dalam memilih waktu kerja, siang atau malamBebas untuk mengerjakan projek apa saja, ini cocok untuk mental healthDan juga bebas untuk menentukan harga dari value yang kita berikan kepada klien Oleh karena itu, jika kamu memang memiliki komitmen yang tinggi untuk memulai menjadi seorang Freelancer, lakukan saat ini juga, dengan konsisten dan penuh kesabaran. Sebelum Kamu Memutuskan Untuk Jadi Freelancer Ada beberapa persiapan penting yang perlu kita lakukan sebelum terjun payung menjadi seorang Freelancer, hindari beberapa kesalahan terbesar saya sehingga kamu bisa lebih cepat dalam mengejar kesuksesan berkarir sebagai Freelancer. 1) Simpan Uang Untuk 1 Tahun Penting untuk memiliki emergency fund sebelum memutuskan untuk jadi Freelancer, karena kehidupan Freelancer pemula itu tidak sebaik dibandingkan mereka yang sudah punya long-term client/project. 1 tahun adalah waktu yang cukup untuk kita berjuang dalam membangun personal branding dan mengasah skills kita untuk mendapatkan klien pertama yang mungkin akan menjadi seorang klien jangka panjang. 2) Perdalam Bahasa Inggris, Wajib! Jika ingin mendapatkan biaya projek yang cukup besar maka target pasar kamu adalah orang-orang dari luar Indonesia, mereka berani membayar kita lebih mahal karena bagi mereka nilai tersebut cukup adil di negara mereka (efek dari nilai mata uang kita lebih rendah). Misalnya diminta untuk mengerjakan projek website design untuk pemesanan tiket pesawat, mungkin projek dengan harga Rp 100.000.000 terasa lebih kecil bagi mereka yang tinggal di negara Amerika, dan untuk kita yang tinggal di Indonesia maka nilai tersebut cukup besar. Bahasa Inggris juga membantu kita untuk berkomunikasi dengan mereka sehingga projek yang dikerjakan akan lebih cepat selesai dan meminimalisir kesalahan yang dapat merugikan kita dari segi tenaga, waktu dan juga reputasi. 3) Baca Buku Tentang Marketing & Business Saingan di luar sana cukup banyak, dari India yang lebih terkenal. Mereka jago sekali ketika menulis copywriting, menentukan harga, dan juga menyampaikan ide-ide yang terkait pada projek Freelance tersebut. Jika kita belum ada modal untuk membeli buku, pelajari beberapa hal tersebut di Medium karena sudah tersedia jutaan artikel terkait hal marketing dan juga business yang dapat kita pelajari dan praktekkan untuk meningkatkan karir kita sebagai Freelancer. Kesuksesan Dibangun Dari Persiapan Yang Baik dan Kesempatan Yang Ada Kesempatan saja tidak cukup, oleh karena itu kita perlu menyiapkan diri kita lebih baik lagi dengan fokus kepada 3 hal di atas. Well, semoga bisa bermanfaat dan bila ada pertanyaan terkait Freelancer boleh DM aja melalui Instagram BuildWith Angga.

Kelas Kesempatan Internship Sebagai Developer di 10 Perusahaan di BuildWith Angga

Kesempatan Internship Sebagai Developer di 10 Perusahaan

Ingin mendapatkan pengalaman kerja sebelum lulus? Internship solusinya. Dengan mengikuti internship kamu akan mendapatkan keterampilan dan pengalaman dalam lingkungan kerja secara langsung. Berikut telah kami kumpulkan 10 perusahaan yang saat ini sedang membuka program internship sebagai Developer sehingga kamu tidak perlu repot mencarinya di internet. 1. OCBC NISP Developer Internship Program NEON (iOS Engineer) Jakarta Ingin mencoba rasanya bekerja di bank? OCBC NISP merupakan salah satu bank swasta di Indonesia. OCBC NISP sedang menyelenggarakan program internship untuk iOS Engineer. Siap untuk bergabung? Link pendaftaran: https://www.linkedin.com/jobs/view/2946209881 2. ShopeePay Software Engineer Intern (Jakarta) Sudah tidak asing lagi bukan dengan ShopeePay? Apa kamu termasuk salah satu penggunanya? Saat ini, ShoopePay sedang membuka intern untuk posisi Software Engineer di Jakarta. Yuk buruan daftar! Link pendaftaran: https://boards.greenhouse.io/shopee/jobs/5701353002?gh_src=3175716a2us 3. OY! Indonesia Full-time Software Engineering Intern (Jakarta) Aplikasi finansial yang memungkinkan transfer antar bank dan lain sebagainya, OY, sedang membuka lowongan intrenship sebagai Software Engineer. Segera daftar untuk bekerja di kantornya yang berada di Jakarta. Link pendaftaran: https://www.kalibrr.com/c/oy-indonesia/jobs/160604/software-engineering-intern 4.Fintax 6 Months Backend Engineer Intern Pernah mendengar Fintax? Fintax merupakan mitra resmi Otoritas Pajak Indonesia (Direktorat Jenderal Pajak). Rasakan pengalaman internship selama 6 bulan sebagai Backend Engineer di perusahan yang bergerak dalam bidang pajak dengan mendaftar di Fintax. Link pendaftaran: https://www.kalibrr.com/id-ID/c/pt-fintek-integrasi-digital/jobs/197257/backend-engineer-intern 5. Pegipegi Frontend Engineer Intern (Jakarta) Saat ini, Pegipegi sedang membuka kesempatan intern sebagai Frontend Engineer di Jakarta. Pegipegi merupakan platform yang menangani booking hotel, pembelian tiket pesawat dan lain sebagainya. Langsung aja daftar di link di bawah ini ya! Link pendaftaran: https://ptgold.darwinbox.com/ms/candidate/careers/a622f1db975ad0 6. UR (PT. Rahmat Tuhan Lestari) Internship Flutter Developer (Bandung) Kali ini, kabar baik datang dari Bandung. Untuk kamu yanng berlokasi di Bandung dan sekitarnya, saat ini PT Rahmat Tuhan Lestari sedang membuka lowongan internship. Yuk segera daftar! Link pendaftaran: https://glints.com/opportunities/jobs/mobile-app-developer-flutter-intern/5e2bd768-28bd-49d0-86f9-51337652ee3e  7. Widya Analytic Software Engineer Paid Intern (Yogyakarta) Perusahaan Widya Analytic berfokus pada Big Data dan Artificial Intelligence. Jika kamu tertarik, kamu bisa bergabung sebagai intern software engineer disini. Ohya, ini merupakan program internship berbayar loh! Link pendaftaran: https://glints.com/opportunities/jobs/software-engineer-paid-intern/746273c1-b6b8-475f-bdbf-57b39ff1c7b0 8. Doku Software Engineer Intern (Jakarta) DOKU yang sebelumnya bernama PT. Nusa Satu Inti Artha dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan pembayaran elektronik dan manajemen resiko pertama di Indonesia. Bergabung sebagai intern Software Engineer di DOKU dengan mendaftar pada link di bawah ini ya! Link pendaftaran: https://glints.com/opportunities/jobs/software-engineer-intern/d5654db7-8b7a-4274-83b8-5fb14951e862 9. Ninja Van Software Engineer Intern (Jakarta) Ninja Van adalah perusahaan logistik yang telah berkembang pesat menjadi salah satu perusahaan logistik terbesar dan tercepat di Asia Tenggara. Program internship yang dibuka pada saat ini ialah untuk posisi Software Engineer. Link pendaftaran: https://jobs.lever.co/ninjavan/dbf2946a-1d8e-4907-b495-6bfaa039308a 10. PT. Venturo Pro Indonesia Mobile Programmer Internship (Malang) Yuk segera daftar untuk mendapatkan kesempatan internship sebelum program-program tersebut ditutup. Ohya, kamu dapat membekali diri dengan mengikuti kelas kami sebelum memutuskan mendaftar intern agar kamu lebih siap dan percaya diri. Semoga bermanfaat dan sukses selalu yaa!

Kelas Lowongan Pekerjaan Khusus Golang Developer di BuildWith Angga

Lowongan Pekerjaan Khusus Golang Developer

Golang merupakan slaah satu bahasa pemrograman yang cukup populer belakangan ini. Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan informasi lowongan pekerjaan khusus untuk kamu yang mendalami pengembangan aplikasi dengan menggunakan Golang. 1. RebelWorks Full-time Jakarta RebelWorks merupakan perusahaan penyedia layanan pengembangan web dan aplikasi yang dimaksudkan untuk menawarkan konsultasi penelitian pemrograman untuk kepentingan bisnis. Berminat bergabung sebagai golang developer di perusahaan ini? Langsung aja klik link di bawah ini ya! Link pendaftaran : https://glints.com/opportunities/jobs/golang-developer/12312109-733a-4de1-97e5-9be5c8a3f689 2. Kiddo.id Kiddo.id adalah marketplace aktivitas anak yang menyediakan fitur tes, pemantauan, dan stimulasi bagi orang tua untuk memaksimalkan pertumbuhan dan potensi anak-anak mereka sedini mungkin. Saat ini Kiddo.id sedang mencari Full-time Golang Developer untuk bekerja di Jakarta. Link Pendaftaran: https://glints.com/opportunities/jobs/junior-golang-developer/6a75e5a6-fb8f-4437-83e6-d6e19b418352 3. Senja Full-time Jakarta / Remote Jika kamu sedang mencari lowongan pekerjaan Golang Developer yang memungkinkan untuk bekerja secara remote, Senja adalah solusinya. Perusahaan ini sudah lebih dari 7 tahun berfokus pada layanan teknologi seperti pembuatan web dan aplikasi mobile. Link pendaftaran: https://glints.com/opportunities/jobs/golang-developer/3c1ff540-4ca4-48bb-81d7-707b8986be4f 4. Gits.id Full-time Bandung / Remote Untuk kamu yang tinggal di Bandung dan sekitarnya, kamu bisa mencoba melamar posisi Golang Developer di Gits.id. Ini merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang digital agensi, khususnya adalah konsultasi IT. Link pendaftaran: https://gits.id/job-vacancy/golang-developer-bandung/ 5. Celerates Full-time Jakarta est: IDR6,000,000 - 12,000,000/month Celerates sedang membuka kesempatan untuk kamu yang ingin berkarir sebagai Golang Developer, dengan menawarkan salary 6 sampai 12 juta per bulan. Sama seperti beberapa perusahaan yang sudah disebutkan tadi, celerates juga merupakan perusahana penyedia layanan teknologi. Link pendaftaran: https://glints.com/opportunities/jobs/golang-developer/347d8a47-1464-4a94-b842-1de7ae1c4f7d 6. Mitrais Full-time Mitras sudah lebih dari 30 tahun berkembang sebagai perusahaan pengembangan perangkat lunak. Bergabung bersama Mitras sebagai Golang Developer untuk bekerja secara remote dari mana saja dengan mendaftar pada link yang sudah disediakan. Link pendaftaran: https://apply.mitrais.com/jobs/72 7. Lawencon Full-time Jakarta Lawenson adalah perusahaan dengan layanan penyedia solusi IT untuk kebutuhan dan tantangan bisnis seperi ERP dan lain sebagainya. Lawenson sedang mencari Golang Developer untuk bergabung bersama tim developernya. Link pendaftaran: https://www.karir.com/opportunities/1330573 8. Code.id Full-time Jakarta Code.id membuka lowongan pekerjaan sebagai Golang developer utnuk bekerja di Jakarta, Fokus dari perusahaan tersebut adalah software developmeent dan IP Produv Link pendaftaran: https://www.kalibrr.com/c/code-id/jobs/186304/golang-back-end-developer 9. FinAccel Full-time FinAccel adalah perusahaan fintech yang salah satu productnya ialah Kredivo. Jika kamu ingin merasakan pengalaman bekerja pada perusahaan fintech sebagai Golang Developer, kamu bisa mendaftar pada link berikut. Link pendaftaran: https://finaccel.co/careers/#213 10. Happy Fresh Full-time Terakhir, Happry Fresh, supermarket online yang mmengantarkan pesanan sampai dengan depan rumah. Happy Fresh sedang membutuhkan Golang Developer untuk bekerja secara Full-time. Lowongannya dapat diakses pada link di bawah ini. Link pendaftaran: https://jobs.lever.co/happyfresh/41967e85-7055-4d20-8055-774ad880c304 Kesempatan untuk berkarir sebagai Golang Developer sangatlah luas. Tunngu apa lagi? Daftarkan dirimu pada perusahaan yang kamu minati. Semoga bermanfaat, dan sukses selalu yaa!